back to top
Selasa, 5 Mei 2026
BerandaDAERAHBanjir Rendam Tiga Desa di Soyojaya, Puluhan KK Terdampak...

Banjir Rendam Tiga Desa di Soyojaya, Puluhan KK Terdampak 15 Ha Sawah Terendam

Morowali Utara,— Banjir melanda tiga desa di Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Senin (4/5/2026).

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si melaporkan, musibah ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi sejak Minggu malam hingga Senin dini hari, mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga.

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak pukul 23.00 WITA hingga 04.00 WITA. Akibatnya, debit air Sungai Sumara, Sungai Bayumbo, dan Sungai Untubau meningkat drastis hingga meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 40 sentimeter.

Tiga desa yang terdampak yakni Desa Tandayondo, Desa Tamainusi, dan Desa Bau. Di Desa Tandayondo, tercatat sebanyak 20 kepala keluarga atau 50 jiwa terdampak, serta satu unit masjid turut terendam. Sementara di Desa Tamainusi, banjir berdampak pada 10 kepala keluarga atau 32 jiwa. Di Desa Bau, sekitar 15 hektare lahan persawahan dilaporkan ikut terendam.

“Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini,” ujar Asbudianto.

Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Morowali Utara telah melakukan asesmen di lokasi serta berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga laporan terakhir, sebagian wilayah masih tergenang air dan belum sepenuhnya surut.

BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak guna mencegah kejadian serupa, di antaranya pembangunan tanggul penahan air serta pembuatan saluran pembuangan yang memadai. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Honorer Melekat di OPD, Pemkab Donggala Pastikan Anggaran 2026 Aman

0
DONGGALA, — Pemerintah Kabupaten Donggala memastikan tenaga honorer tetap menjadi bagian dari organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing, sekaligus menjamin alokasi anggaran untuk tahun 2026. Bupati...

TERPOPULER >