back to top
Rabu, 15 April 2026
BerandaPALU20 SMK di Sulteng Direvitalisasi Lewat APBN 2026, Total...

20 SMK di Sulteng Direvitalisasi Lewat APBN 2026, Total Anggaran Rp103 Miliar

PALU, – Sebanyak 20 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Tengah akan direvitalisasi pada 2026 melalui  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Total anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi tersebut mencapai Rp103 miliar.

‎Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng Drs Firmanzah DP mengatakan  revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan vokasi di daerah, terutama bagi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan bangunan maupun keterbatasan fasilitas penunjang pembelajaran.

‎Firmanza  menyebutkan, selain SMK, upaya serupa juga tengah diusahakan untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), terutama bagi sekolah yang kondisi bangunannya sudah memprihatinkan.

“Kasihan kepala sekolah kalau sekolahnya rusak. Karena itu ada program untuk membantu memperbaiki dan memberikan fasilitas sekolah yang layak,” ujar Firmanzah pada jumpa pers yang difasilitasi Bappeda Provinsi Sulteng, Selasa (14/4/2026).

Selain fokus pada pembangunan fisik, sektor pendidikan vokasi juga menghadapi tantangan kekurangan tenaga pengajar.

Fenomena banyaknya guru SMK yang memasuki masa pensiun menjadi perhatian serius, sehingga pemerintah mendorong kebutuhan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), khususnya untuk guru vokasi.

“Kebutuhan guru vokasi cukup mendesak, karena banyak guru SMK yang sudah pensiun. Olehnya itu, rekrutmen CPNS sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan tenaga pengajar di SMK,” jelasnya.

‎Di sisi lain, Dinas  juga  tidak membolehkan pihak sekolah melakukan pungutan kepada siswa. ‎Sebagai gantinya, pemerintah telah menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) sebagai bagian dari program Berani Cerdas, yang juga mencakup pemberian beasiswa bagi siswa.

‎‎”Dengan adanya program revitalisasi sekolah dan dukungan pembiayaan pendidikan melalui Bosda serta beasiswa, diharapkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah dapat terus meningkat, sekaligus menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja,” kata Firmanza. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Palu Kota Modern: Penghiasnya Anak-Anak Pekerja, Pengemis, ODGJ, dan Kriminalitas

0
Penulis: Vebry Tri Haryadi. SH (Praktisi Hukum, Mantan Jurnalis) KABAR68, - Pemerintah Kota Palu hari ini begitu rajin memoles wajah kota. Trotoar dibangun, taman dipercantik, pusat...

TERPOPULER >