POSO, – Satu unit Truk berwarna merah terguling di ruas jalan di Desa Watuawu Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada hari Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 03.00 dini hari.
Insiden tersebut diviralkan oleh akun Tris Betulang yang intinya memberikan informasi agar pengguna jalan negara tersebut yang dari Makassar, Tentena menuju kota Poso dan sebaliknya ekstra hati- hati melintas di jalur tersebut.
Beberapa warga Desa Watuawu kepada media ini menyangkan jika jalan negara yang dibangun pada Tahun 2023 dengan anggaran Rp 16 M dan longsor pada awal 2025 sampai saat ini belum juga diperbaiki.
“Hingga saat ini jalan Trans Sulawesi yang padat dilalui kendaraan ini belum juga dibenahi, pak. Tidak sedikit truk celaka di sini, ” tutur Beni salah satu dari warga itu.
Sehubungan hal ini, Andi seorang sopir trans Makassar juga sangat berharap agar pihak terkait langsung respek dengan situasi jalan nasional ini.
“Sudah bertahun pak, kami terpaksa lewati jalan ini yang jika muatan berat sangat sulit. Namun belum juga ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Kami juga prihatin dengan debu yang setiap saat menimbulkan polusi udara bagi warga sekitar jalan ini,” sebutnya.
Kepala Satuan Kerja ( Satker) jalan Nasional wilayah XVI Rolli Ekianto via sambungan Whatsaap beberapa waktu sebelumnya memastikan jika pengusulan untuk perbaikan jalan tersebut sudah mereka usulkan ke Kementerian PUPR, tinggal menunggu hasilnya.
“Terkait Watuawu, kemarin balai sudah mengusulkan ke Jakarta bang, insya allah tahun depan sudah ada penanganan permanen, ” tulisnya.
Seperti diketahui kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dinding penahan tanah di Desa Watuawu yang menghabiskan dana Rp 16 M lebih tersebut sejak setahun yang lalu ditingkatkan status perkaranya ke penyidikan oleh penyidik Kejari Poso.
Namun sesuai penjelasan pihak mereka, penyidik masih menunggu hasil audit kerugian negara dari BPKP. Anehnya Kejari Poso belum berani terapkan tersangkanya, untuk dilimpahkan ke persidangan. (dy)






