back to top
Selasa, 9 Juni 2026
BerandaPALUSoal Pilgub 2029, Ahmad Ali: Kalau Berhasil, Kenapa Harus...

Soal Pilgub 2029, Ahmad Ali: Kalau Berhasil, Kenapa Harus Diganti?

Hidayat Lamakarate dan Nilam Sari Lawira Dinilai Punya Modal Politik

PALU, – Dinamika politik menuju Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2029 mulai menjadi perbincangan publik.

Santer Wali Kota Palu Hadianto Rasyid yang “terlalu dini” blusukan ke sejumlah daerah, yang bakalan menjadi penantang Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid.

Namun politisi senior Ahmad Ali menilai pembahasan mengenai Pilgub 2029 masih terlalu dini. Menurutnya, masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada gubernur saat ini untuk menuntaskan program-program yang telah dijanjikan kepada rakyat.

“Saya pikir terlalu jauh membicarakan Pilgub 2029 hari ini. Kita beri kesempatan gubernur saat ini melaksanakan program-programnya, sehingga nanti masyarakat bisa mengevaluasi layak atau tidak untuk melanjutkan ke periode kedua,” kata Ahmad Ali saat menghubungi Radar Sulteng, Minggu (7/6/2026).

Menurut Ketua Harian PSI dan mantan calon gubernur Sulawesi Tengah 2024 ini, dalam demokrasi yang sehat, masyarakat seharusnya fokus pada hasil kerja pemimpin, bukan sekadar mencari figur pengganti. Jika seorang kepala daerah mampu menunaikan janji-janji politiknya dan membawa kemajuan bagi daerah, maka tidak ada alasan untuk tidak memberikan dukungan kembali.

“Kita sedang mencari pemimpin, bukan mencari orang. Kalau gubernur saat ini bisa menunaikan janjinya, kenapa kemudian tidak didukung kembali. Tapi sebaliknya, kalau program yang dijanjikan tidak ditunaikan, mengapa harus didukung. Kalau berhasil, kenapa harus diganti. Kalau gagal, kenapa harus dipertahankan,” tegasnya.

Ahmad Ali juga menegaskan dirinya tidak berada pada posisi untuk maju dalam Pilgub Sulawesi Tengah berikutnya. Ia menilai munculnya banyak nama calon potensial merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi karena merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi.

Terkait menguatnya nama Hadianto Rasyid dalam berbagai diskusi politik, Ahmad Ali meminta agar Wali Kota Palu itu tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan yang saat ini diemban.

“Pak Hadi silakan fokus bekerja sebagai wali kota. Hasil kerjanya seperti apa pada periode pertama dan kedua nantinya akan menjadi modal politik. Itu hak setiap orang untuk maju, tetapi yang memiliki kewenangan menilai layak atau tidak layak adalah masyarakat. Tugas para calon hanya memantaskan diri,” ujarnya.

Selain Hadianto Rasyid, Ahmad Ali juga menyebut sejumlah figur lain yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk diperhitungkan pada Pilgub mendatang.

Salah satunya adalah Hidayat Lamakarate. Menurut Ahmad Ali, Hidayat merupakan figur paripurna yang memiliki rekam jejak birokrasi lengkap, mulai dari jabatan kepala daerah hingga sekretaris provinsi.

“Hidayat Lamakarate menurut saya figur yang paripurna. Karirnya lengkap, punya pengalaman sebagai pejabat, pernah menjadi bupati sampai sekretaris provinsi. Tentu beliau menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan,” katanya.

Selain itu, Ahmad Ali juga menilai Nilam Sari Lawira sebagai sosok yang menarik untuk diperhitungkan. Menurutnya, Nilam memiliki pengalaman politik, kapasitas kepemimpinan, serta integritas yang selama ini telah teruji.

Ia menilai kehadiran Nilam menjadi penting karena dapat menghadirkan alternatif kepemimpinan perempuan di Sulawesi Tengah.

“Nilam Sari adalah politisi perempuan yang sarat pengalaman dan kapasitas. Insya Allah integritasnya juga tidak perlu diragukan lagi. Selama ini perempuan jarang ditempatkan sebagai figur utama dalam kontestasi politik, sehingga Nilam menjadi menarik,” ujarnya.

Ahmad Ali mengingatkan bahwa Nilam pernah mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin DPRD Sulawesi Tengah. Selama menjabat, ia dinilai konsisten dalam mengawal anggaran serta menjaga hubungan dengan masyarakat.

Kini, dengan posisinya sebagai anggota DPR RI, Nilam dinilai memiliki jaringan yang kuat dengan pemerintah pusat yang dapat menjadi modal penting dalam kepemimpinan daerah.

“Dengan pengalaman di DPRD dan sekarang berada di DPR RI, tentu relasinya dengan pemerintah pusat sangat membantu. Modal itu membuat Nilam Sari Lawira sangat layak menjadi figur yang patut diperhitungkan dan didukung,” pungkas Ahmad Ali. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Bupati Sigi Ajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Kehidupan

0
SIGI, – Panitia Pelaksana menggelar Malam Ta’aruf di Gedung Kesenian Taman Taiganja, Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan...

TERPOPULER >