back to top
Rabu, 17 Juni 2026
BerandaOLAHRAGAHabis Masa Kepengurusan, KONI Sulteng Minta Pengprov Segera Gelar...

Habis Masa Kepengurusan, KONI Sulteng Minta Pengprov Segera Gelar Musprov

PALU, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah mendesak sejumlah pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga yang masa kepengurusannya telah berakhir agar segera melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk memilih kepengurusan definitif.

Desakan tersebut disampaikan Kepala Bidang Organisasi KONI Sulteng, Hendi Maratua Sagala atau yang akrab disapa Awa. Menurutnya, sedikitnya terdapat lima cabang olahraga di bawah naungan KONI Sulteng yang saat ini tidak lagi memiliki kepengurusan definitif karena masa bakti pengurus telah berakhir.

Kelima cabang olahraga tersebut yakni Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Tengah, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Tengah, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulawesi Tengah, Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Sulawesi Tengah, serta Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Sulawesi Tengah.

“Beberapa cabang olahraga saat ini masih dipimpin caretaker maupun pelaksana tugas (Plt). Kami berharap secepatnya dilaksanakan Musprov agar terpilih ketua dan kepengurusan yang definitif,” kata Awa kepada Radar Sulteng.

Ia menjelaskan, PODSI Sulteng yang sudah sekitar tiga bulan tanpa kepengurusan definitif. Selama masa transisi tersebut, KONI Sulteng telah dua kali menunjuk caretaker, mulai dari Natsir Said hingga kini dipercayakan kepada dirinya.

Sementara itu, Perbasi Sulteng yang sebelumnya dipimpin Boni Lahay masih mendapatkan perpanjangan masa jabatan. Adapun PTMSI Sulteng saat ini dipimpin H. Suaib, Asprov PSSI Sulteng dipimpin Plt Ketua Rudi, dan Perserosi Sulteng berada di bawah kepemimpinan Aries Singi.

Menurut Awa, keberadaan kepengurusan sementara memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan strategis organisasi. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat persiapan cabang olahraga menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026.

“Karena sifatnya caretaker atau Plt, tentu ada keterbatasan dalam mengambil keputusan-keputusan penting. Padahal saat ini seluruh cabang olahraga harus mulai mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepengurusan definitif sangat dibutuhkan untuk menyusun program pembinaan atlet, menetapkan agenda kompetisi, hingga menyiapkan kebutuhan organisasi dan anggaran dalam menghadapi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

“Kalau terlalu lama tanpa pengurus definitif, tentu akan berdampak pada pembinaan dan kesiapan atlet. Karena itu kami berharap Musprov segera dilaksanakan,” tambahnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Rudi, mengakui hingga saat ini pihaknya belum dapat menggelar Musprov lantaran masih berlaku moratorium dari pengurus pusat.

“Belum ada informasi dari PSSI, khususnya dari Ketua Umum, terkait pelaksanaan Musprov. Saya sebenarnya menunggu secepatnya agar bisa dilaksanakan,” kata Rudi saat dikonfirmasi.

KONI Sulteng berharap seluruh cabang olahraga yang masa kepengurusannya telah berakhir dapat segera menuntaskan proses organisasi masing-masing sehingga pembinaan olahraga di daerah berjalan optimal dan target prestasi pada Porprov 2026 dapat tercapai. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Narasumber FGD DPD RI, Anwar Hafid Bahas Pilkada Langsung

0
Posisi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat Jakarta, – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, S.Sos., M.Si, mendapat kehormatan menjadi salah satu narasumber dalam Forum...

TERPOPULER >