PALU, – Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. Herman Khaeron, M.Si., menegaskan optimismenya terhadap masa depan Partai Demokrat di Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ditemui dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulteng di Hotel Grand Syah, Palu, Minggu (10/5/2026).
Herman menjelaskan Musda Sulteng merupakan musda ketiga yang digelar DPP Partai Demokrat dalam tahun konsolidasi ini, setelah sebelumnya dilaksanakan di Jawa Tengah dan Sumatera Selatan.
“Kami meyakini bahwa Partai Demokrat di Sulawesi Tengah ke depan akan semakin kuat, semakin dipercaya, dan semakin berkontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa hanya satu nama yang masuk dan telah terverifikasi sebagai calon Ketua DPD, yakni Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Dengan kondisi tersebut, penetapan ketua dipastikan berlangsung secara aklamasi dalam sidang pleno Musda.
Setelah ditetapkan oleh forum musyawarah, nama Anwar Hafid selanjutnya akan diusulkan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat untuk mendapatkan pengesahan resmi sebagai Ketua DPD terpilih.
“Ketika nanti Ketua DPD telah ditetapkan, kami memberikan kesempatan untuk segera menyusun formatur sekaligus kepengurusan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kepengurusan baru diberi waktu paling lambat satu bulan untuk rampung, meski ia mendorong agar dapat diselesaikan lebih cepat, idealnya dalam satu minggu. Herman menegaskan bahwa susunan kepengurusan DPD harus memenuhi sejumlah syarat yang telah dibakukan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai. Minimal 50 orang pengurus harus terpenuhi, dengan komposisi yang mencerminkan keberagaman unsur masyarakat, mulai dari kalangan profesional, petani, nelayan, buruh, hingga tenaga pendidik swasta. Sementara, khusus keterwakilan perempuan, Demokrat menetapkan syarat minimal 35 persen, melampaui ketentuan undang-undang yang mematok angka 30 persen.
“Partai Demokrat membuka ruang demokrasi yang lebih besar dan lebih luas. Ini adalah kesempatan bagi para tokoh masyarakat yang ingin bergabung,” tegasnya.
Terkait dengan target politik, Herman menyebut angka yang dinilainya realistis dan terukur. Dari posisi saat ini dengan 8 kursi di DPRD Provinsi, Demokrat Sulteng didorong untuk meraih 12 kursi pada Pemilu 2029. Sementara untuk kursi DPR RI, target ditingkatkan dari satu menjadi dua kursi.
“Kalau hari ini ada 8 anggota DPRD, ke depan bisa 12. Ini adalah target-target yang rasional,” ujarnya.
Herman mengingatkan bahwa Demokrat pernah merasakan masa kejayaan pada Pemilu 2009 dengan meraih 148 kursi secara nasional, termasuk kemenangan di sejumlah daerah pemilihan di Sulawesi Tengah. Capaian bersejarah itu, menurutnya, harus menjadi penyemangat bagi seluruh kader.
Target resmi perolehan kursi sendiri akan ditetapkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dijadwalkan digelar setelah kepengurusan baru terbentuk. Setelah Rakerda, DPP akan segera menetapkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten dan kota se-Sulteng.
“Supaya konsolidasinya bisa segera dilakukan dan memiliki persiapan yang cukup menjelang Pemilu 2029,” pungkasnya. (Zar)






