back to top
Selasa, 5 Mei 2026
BerandaPALUSabu 16 Kg Masuk Palu dari Bandara Minangkabau Padang

Sabu 16 Kg Masuk Palu dari Bandara Minangkabau Padang

PALU, – Sebelum masuk ke Palu, sabu-sabu yang ditangkap dan disita Ditresnarkoba Polda Sulteng sebanyak kurang lebih 16 kg pada Minggu (26/4/2024) di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, melalui bandara asal di Padang.

Kepala Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Prasetiyohadi, menjelaskan bahwa barang haram tersebut berasal dari Bandara Internasional Minangkabau dan sempat transit di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelum akhirnya tiba di Palu.

Ditemui di kantornya, Senin (4/5/2026), Prasetiyohadi yang akrab disapa Tito mengaku bersyukur upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan saat tiba di Palu. Namun, ia juga mengakui adanya celah yang perlu dievaluasi.

“Lolosnya barang tersebut tidak terdeteksi sejak dari bandara asal hingga transit. Ini tentu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Terkait sistem pemeriksaan, Tito menjelaskan bahwa alat X-ray sejatinya mampu mendeteksi barang berdasarkan perbedaan warna dan kepadatan objek. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan oknum dalam proses tersebut.

“Secara teknologi, X-ray bisa membaca objek. Tapi jika barang itu bisa lolos, dimungkinkan ada faktor lain, termasuk potensi keterlibatan oknum,” tegasnya.

Kasus ini terungkap setelah aparat Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tengah menangkap enam orang yang diduga sebagai kurir narkoba di area kedatangan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 06.10 WITA.

Keenam terduga pelaku tiba menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6560 rute Jakarta–Palu. Tak lama setelah mendarat, petugas langsung melakukan penangkapan di terminal kedatangan.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya enam unit telepon genggam, 16 paket sabu, serta tas bawaan yang digunakan untuk menyembunyikan barang haram tersebut.

Setelah penangkapan, para terduga pelaku langsung dibawa keluar dari terminal dalam kondisi tangan terborgol. Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di area parkir sebelum membawa mereka ke Markas Polda Sulteng untuk pemeriksaan lebih lanjut. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Demo Lagi, Honorer Donggala Empat Bulan Belum Dibayar

0
PALU,— Ratusan massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Sulawesi Tengah menggelar aksi di depan Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (4/5/2026)....

TERPOPULER >