back to top
Rabu, 3 Juni 2026
BerandaDAERAHUta Dada Warisan Kuliner Identitas Masyarakat Sigi

Uta Dada Warisan Kuliner Identitas Masyarakat Sigi

SIGI, – Ribuan warga memadati Desa Balane, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Senin malam (1/6/2026), untuk menghadiri Festival Telusur Rasa (Uta Dada Fest) 2026. Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini tidak hanya menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi momentum pelestarian kuliner tradisional dan promosi potensi wisata daerah.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak siang hingga malam hari. Pengunjung datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sigi, Kota Palu, hingga daerah sekitar untuk menikmati sajian khas Uta Dada yang disediakan panitia sebanyak sekitar 1.000 porsi.

Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae mengatakan Uta Dada Fest bukan hanya milik Desa Balane atau Kecamatan Kinovaro, melainkan bagian dari upaya besar memperkenalkan identitas budaya Kabupaten Sigi kepada masyarakat yang lebih luas.

“Setiap kecamatan di Kabupaten Sigi memiliki kekhasan budaya dan kuliner yang berbeda-beda. Semua potensi itu harus digali dan dipromosikan karena dapat menjadi kekuatan baru dalam pengembangan pariwisata daerah,” ujarnya menyampaikan sambutan.

Rizal mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sigi tengah mendorong lahirnya berbagai festival berbasis budaya di seluruh kecamatan. Beberapa agenda yang telah direncanakan antara lain Festival Budaya To Marawola, Festival Nokilalaki, Festival Danau Lindu, hingga Festival Ikan Mujair di Kecamatan Dolo.

Ia juga menegaskan bahwa Uta Dada merupakan warisan kuliner khas yang memiliki karakteristik tersendiri dan sangat lekat dengan masyarakat Kinovaro, khususnya Desa Balane dan wilayah sekitarnya.

“Uta Dada bukan hanya makanan. Ini adalah warisan budaya yang harus kita pertahankan dan kembangkan agar menjadi destinasi wisata kuliner yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sigi,” tegasnya.

Ketua Panitia Uta Dada Fest 2026, Adi, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan festival yang untuk pertama kalinya digelar di Desa Balane. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan dan semangat gotong royong masyarakat setempat.

“Meski dengan berbagai keterbatasan, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka tetap bersemangat hingga acara berlangsung malam ini. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Balane dan Kinovaro memiliki komitmen besar untuk menyukseskan festival budaya dan kuliner daerah,” ujarnya.

Adi berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dan terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat potensi daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Festival Telusur Rasa (Uta Dada Fest) 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, Sekretaris Daerah, Nuim Hayat, Ketua TP-PKK Sigi, Siti Halwiah, Staf Ahli PKK, Roro Istanti Pongi, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, Wakil Ketua I, Ilham, Wakil Ketua II, Ikra Ibrahim, para anggota DPRD Kabupaten Sigi, Ketua DPD PAN Kabupaten Sigi, Ardiansyah, perwakilan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, pimpinan OPD, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta ribuan masyarakat. (*/bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Gubernur Tabur Bunga di Atas KRI Teluk Kupang-519

0
PALU, - Laut menyimpan jejak pengorbanan para pahlawan yang gugur dalam menjaga kedaulatan bangsa. Karena itu, tabur bunga di laut menjadi wujud penghormatan atas...

TERPOPULER >