back to top
Senin, 25 Mei 2026
BerandaPALUToxic dalam Lingkungan Organisasi

Toxic dalam Lingkungan Organisasi

OLEH: Angraeni S Kungka (UIN DATOKARAMA PALU)

KABAR68, – Toxic dalam dunia organisasi sering terjadi pada dunia kampus, terutama dalam dunia organisasi perkuliahan kampus, toxic ini sangat mengganggu orang” yang sudah niat dalam berorganisasi, orang” yg sudah bersemangat namun ketika mereka masuk kedalam organisasi yang menurut mereka pantas dan bagus, bahkan mereka bakal dapat wawasan dan dapat relasi, namun na’as ketika 1 atau lebih orang yg ada didalamnya yg lebih dominan justru mematahkan satu persatu ekspetasi yg telah mereka buat dikepalanya.

Ketika mereka sudah niat dalam menjalankan suatu organisasi namun ketika sudah terlibat, malah dikatakatai hal” buruk yang tidak pantas dilontarkan seorang mahasiswa, joks” yang tidak sehat bahkan menyerang mental seseorang, bahkan kata” kasar dan buliyan sudah menjadi hal yang lumrah, sehingga menciptakan lingkungan organisasi yang tidak sehat.

Toxic dalam berucap bukan hanya tentang lontaran kata” kotor seperti makian” an**g, b*i dll… Tapi juga kata” yang membuat orang drop dan merasa dirinya hina, joks tentang fisik juga masuk dalam perilaku komunikasi toxic, bahkan mengkambing hitamkan orang lain di hadapan orang lain merupakan cerminan dari orang yang toxic, kadang orang” seperti ini hidupnya terlihat bahagia, kenapa begitu? Ya karna mereka bahagia ketika lontaran kata” serta perilaku toxic mereka menjadi candaan dihadapan banyak orang, lalu mereka tertawa kemenangan, padahal orang” disampingnya merasa tidak nyaman, semakin hina lontaran kata” mereka semakin puas diri mereka.

Orang” seperti ini sudah tidak punya hati, memperlihatkan ketenaran di hadapan khalayak ramai bahkan di hadapan publik seolah seorang Mahasiswa teladan yang berintelektual, seolah seorang mahasiswa yang patut dicontoh, padahal banyak orang dibelakangnya yang trauma atas ucapan kotor yang dilontarkan. Krisis etika. #Rip etika mahasiswa

Saya harap kita jangan menumbuhkan sifat” yang kurang baik dari hal” seperti itu, coba koreksi lagi diri kita perbaiki lagi diri kita, bukannya enak jika berorganisasi di lingkungan yang sehat? Orang” didalamnya ikut bahagia dan organisasinya menjadi lebih bermanfaat lagi bagi banyak pihak, bukan berarti orang yang mau masuk organisasi malah hilang satu persatu lalu kamu bertanya dimana sudah kader-kader kita? kan lucu.(*)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

BPN Diminta Cabut Sertifikat Hak Pakai Desa Maku

0
PTUN Palu Kabulkan Gugatan Ahli Waris Alm. Gatot Subroto PALU,— Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palu mengabulkan gugatan Ahli Waris Alm. Gatot Subroto, terkait sengketa...

TERPOPULER >