Palu, – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Sulawesi Tengah masa bakti 2026-2030 melakukan konsolidasi organisasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Jumat (19/6/2026).
Kunjungan pengurus ORADO Sulteng diterima langsung oleh Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq bersama jajaran pengurus KONI di Palu.
Ketua Harian ORADO Sulteng, Anwar Ismail, mengatakan pembentukan kepengurusan ORADO di daerah merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang diterbitkan oleh pengurus pusat.
“Setelah terbentuk di tingkat pusat, ORADO melakukan pembentukan kepengurusan di seluruh provinsi. Untuk Sulawesi Tengah, kepengurusan provinsi sudah terbentuk dan saat ini telah memiliki sembilan pengurus kabupaten/kota,” kata Anwar.
Sembilan pengurus kabupaten/kota yang telah terbentuk yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Tojo Una-Una, Banggai, Poso, Tolitoli, Buol dan Morowali Utara.
Sementara empat daerah lainnya yang sedang dalam proses pembentukan kepengurusan adalah Kabupaten Banggai Laut, Morowali, Banggai Kepulauan dan Parigi Moutong.
Dalam pertemuan tersebut, ORADO Sulteng menyampaikan harapan agar cabang olahraga domino dapat dipertandingkan dalam bentuk ekshibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026.
Namun mengingat waktu persiapan yang relatif singkat menjelang pelaksanaan Porprov, ORADO Sulteng berencana lebih dulu menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) atau Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada tahun 2026 sebagai ajang pembinaan dan pemetaan atlet.
Anwar mewakili Nadir Badjamal menjelaskan, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan olahraga domino secara lebih luas sekaligus menjaring atlet-atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Kepengurusan ORADO Sulteng periode 2026-2030 dipimpin oleh Nadir Badjamal sebagai Ketua Umum, Anwar Ismail sebagai Ketua Harian, Dedi Saputra sebagai Sekretaris, dan Fadli Basir Khan sebagai Bendahara.
Dengan semakin bertambahnya daerah yang membentuk kepengurusan, ORADO Sulteng optimistis olahraga domino dapat berkembang pesat dan menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati masyarakat serta berkontribusi dalam peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Atas nama KONI Sulawesi Tengah, saya menyambut baik terbentuknya Pengurus Provinsi ORADO Sulawesi Tengah dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan dalam membangun organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota,” ujar Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq.
Kehadiran ORADO menambah semangat baru dalam pembinaan olahraga prestasi di Sulawesi Tengah. Kami melihat olahraga domino memiliki potensi besar karena dekat dengan masyarakat dan memiliki basis peminat yang cukup luas.
KONI Sulteng mendorong ORADO untuk segera melengkapi kepengurusan di seluruh daerah, menyusun program pembinaan yang terukur, serta melaksanakan kejuaraan-kejuaraan sebagai sarana menjaring atlet berbakat.
Terkait untuk tampil pada Porprov 2026, tentu akan menjadi bahan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku. Namun yang terpenting saat ini adalah memperkuat organisasi dan menunjukkan kesiapan melalui pelaksanaan Kejurprov atau Kejurda sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.
“Kami berharap ORADO dapat menjadi wadah yang melahirkan atlet-atlet domino berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional. KONI Sulteng siap bersinergi dan mendukung setiap upaya pembinaan olahraga yang dilakukan secara profesional, terukur, dan berorientasi prestasi,” ujar Fathur. (bar)






