back to top
Kamis, 29 Oktober 2026
BerandaOLAHRAGAJika Disetujui, Rp1 M Untuk Pembinaan

Jika Disetujui, Rp1 M Untuk Pembinaan

Usulan Rp1 M Tunggu Persetujuan PSSI Pusat

Palu, Radar Sulteng— Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum PSSI Sulawesi Tengah, Samsurijal Labatjo, menjelaskan usulan biaya pendaftaran calon Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulteng sebesar Rp1 miliar dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kondisi pembinaan sepak bola di daerah.

Menurut Samsurijal, usulan yang diajukan Komite Pemilihan kepada PSSI tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya menyediakan sumber pendanaan yang jelas untuk mendukung pembinaan atlet dan klub sepak bola di Sulawesi Tengah.

Ijal, sapaan arkab Samsurijal, mengatakan kondisi klub sepak bola di Sulteng yang mengalami penurunan. Dari puluhan klub yang sebelumnya ada, saat ini hanya tujuh klub yang masih bertahan dan terdaftar resmi sebagai anggota PSSI Sulteng serta mengikuti Liga 4 musim 2025/2026.

Kondisi tersebut, kata dia, tidak terlepas dari minimnya pembinaan yang terstruktur dan terbatasnya dukungan pembiayaan bagi klub-klub di daerah.

Akibatnya, semangat untuk berkompetisi semakin menurun, pengembangan kemampuan pemain menjadi sulit, dan sejumlah klub terpaksa menghentikan operasionalnya.

“Kami sadar, tanpa dana pembinaan yang jelas, sepak bola di daerah kita akan semakin tertinggal. Itulah mengapa kami mendukung usulan penetapan biaya pendaftaran calon Ketua PSSI sebesar Rp1 miliar,” ujar Samsurijal dalam pernyataan yang disampaikan kepada keluarga besar sepak bola Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, usulan dana tersebut bukan untuk kepentingan panitia maupun pengurus terpilih, melainkan direncanakan untuk dialokasikan bagi pembinaan atlet dan klub di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Jika disetujui, dana tersebut direncanakan digunakan untuk sejumlah program prioritas, di antaranya pembinaan pemain muda di setiap kabupaten/kota, dukungan operasional klub peserta Liga 4, penyelenggaraan kompetisi usia dini secara berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelatih dan wasit di daerah.

Samsurijal berharap usulan tersebut dapat dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan sepak bola di Sulawesi Tengah dan memperoleh persetujuan dari PSSI Pusat.

Menurutnya, keberadaan sumber pendanaan pembinaan yang jelas dan terukur diharapkan dapat membantu klub bertahan, meningkatkan kualitas kompetisi, serta membuka peluang lahirnya atlet-atlet sepak bola berbakat dari Sulawesi Tengah.

“Kami berharap usulan ini dapat dipahami oleh seluruh pihak dan mendapat persetujuan dari PSSI Pusat demi masa depan sepak bola Sulawesi Tengah yang lebih baik,” kata Ijal.

Sebelumnya, terkait dengan adanya biaya syarat pencalonan Rp1 Miliar, Ijal mengklarifikasi seluruh daftar persyaratan yang selama ini diberitakan masih berupa draf usulan, belum menjadi ketentuan yang sah.

“Semua itu baru berupa draf usulan dari Komite Pemilihan, belum ditetapkan. Kalau sudah disahkan dan disetujui PSSI Pusat, saya selaku PLT Sekretaris Umum pasti akan menggelar konferensi pers secara resmi, sama seperti saat kami umumkan jadwal dan tahapan Kongres pada 26 Oktober kemarin. Tidak akan ada aturan resmi yang disebarkan tanpa melalui mekanisme pengumuman resmi,” tegas Samsurijal.

Ia juga menjelaskan tahapan selanjutnya dari usulan tersebut.

“Usulan ini akan kami sampaikan kepada PSSI Pusat untuk mendapatkan persetujuan. Belum tentu usulan tersebut disetujui sepenuhnya. Sebagai perbandingan, di Kongres PSSI Sulawesi Selatan, PSSI Pusat telah menyetujui biaya pendaftaran Rp 100 juta saat pengambilan formulir dan Rp 150 juta saat pengembalian berkas, total Rp 250 juta. Namun angka tersebut pun baru bisa diberlakukan setelah ada persetujuan tertulis dari pusat,” kata Ijal.

Ijal mengimbau seluruh pihak agar merujuk pada informasi resmi yang disampaikan melalui Asprov PSSI Sulawesi Tengah, dan menantikan pengumuman resmi berikutnya setelah seluruh ketentuan disahkan. (bar/*)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

25 Tahun Radar Sulteng, Safri Harap Tetap Kritis Kawal Pembangunan

0
PALU, Radar Sulteng — Harian Umum Radar Sulteng genap berusia 25 tahun atau seperempat abad pada Rabu (28/10/2026). Memperingati perjalanan panjang tersebut, Ketua Fraksi...

TERPOPULER >