back to top
Rabu, 17 Juni 2026
BerandaPALUJalur Napu Terputus Akibat Gempa 6,7 Magnitudo

Jalur Napu Terputus Akibat Gempa 6,7 Magnitudo

Faidul Keteng: Segera Kami Tangani, Saat Ini Sedang Diidentifikasi

POSO, – Gempa bumi kuat berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.30 WITA mengakibatkan sejumlah kerusakan infrastruktur dan bangunan di Kabupaten Poso. Salah satu dampak paling serius adalah terputusnya ruas jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Napu di Kabupaten Poso dengan Kabupaten Sigi menuju Kota Palu.

Informasi mengenai kerusakan jalan tersebut pertama kali viral di media sosial melalui unggahan akun Facebook Rizki Andika yang memperlihatkan badan jalan mengalami retakan besar hingga nyaris terbelah. Ruas jalan yang terdampak berada di jalur Dusun Dongi-Dongi menuju Fongi, Kecamatan Lore Utara, yang merupakan akses vital penghubung Kabupaten Poso dengan Kabupaten Sigi dan Kota Palu.

Kepala Desa Sedoa, Alberta Megati, membenarkan kondisi tersebut. Melalui sambungan WhatsApp kepada Radar Sulteng, ia menyebutkan bahwa retakan jalan cukup parah sehingga menyulitkan kendaraan yang hendak melintas.

“Jalan retak-retak dan nyaris putus. Saat ini sangat sulit dilalui kendaraan dari arah Dongi-Dongi menuju Sigi maupun Palu,” ujarnya.

Kerusakan tersebut langsung mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Faidul Keteng, memastikan pihaknya segera mengambil langkah penanganan darurat agar konektivitas antarwilayah dapat kembali normal.

“Kami akan segera memperbaiki kerusakan jalan akibat gempa tersebut secepatnya agar konektivitas antarwilayah kembali terhubung dan tidak menyulitkan masyarakat. Saat ini tim kami sedang berada di lapangan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan yang paling cepat dan efektif,” kata Faidul Keteng.

Menurutnya, jalur Napu–Sigi merupakan salah satu akses strategis yang selama ini menjadi jalur transportasi masyarakat, distribusi logistik, serta penghubung aktivitas ekonomi antara Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi. Karena itu, penanganan akan menjadi prioritas agar mobilitas warga tidak terganggu dalam waktu lama.

PUTUS – Akses jalan Napu yang putus akibat gempa. Foto Handover

Selain kerusakan jalan, gempa juga dilaporkan menyebabkan sejumlah bangunan rumah dan fasilitas umum di Kota Poso dan beberapa wilayah sekitarnya mengalami retak-retak. Meski demikian, hingga Selasa sore belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso, Dharma Metusala, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan verifikasi di lapangan untuk mengetahui dampak pasti dari gempa tersebut.

“Saat ini tim kami masih berada di lapangan melakukan pengumpulan data dan informasi. Sampai sekarang belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian material yang terverifikasi. Namun pendataan terus dilakukan karena beberapa wilayah masih sulit dijangkau,” jelas Dharma.

BPBD bersama aparat pemerintah desa, TNI, Polri, dan relawan terus memantau perkembangan situasi pascagempa. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti arahan dari pemerintah dan petugas kebencanaan.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas masyarakat di sebagian besar wilayah Kabupaten Poso mulai berangsur normal, meski sejumlah warga masih memilih berada di luar rumah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan. (dy)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Narasumber FGD DPD RI, Anwar Hafid Bahas Pilkada Langsung

0
Posisi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat Jakarta, – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, S.Sos., M.Si, mendapat kehormatan menjadi salah satu narasumber dalam Forum...

TERPOPULER >