back to top
Rabu, 3 Juni 2026
BerandaDAERAHDugaan Penipuan Pokir DPRD Touna, Pengusaha Klaim Rugi Rp1...

Dugaan Penipuan Pokir DPRD Touna, Pengusaha Klaim Rugi Rp1 Miliar

Digunakan Tutupi Temuan SPPD Fiktif, Ketua DPRD Touna, Mantan Sekwan dan Wakil Bupati Terseret

TOUNA, – Nasib malang menimpa salah seorang pengusaha di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Harapan Rajagukguk alias Mas Raja, yang mengalami kerugian Rp1 miliar lebih karena diiming-imingi akan diberikan pekerjaan proyek dari dana pokok pikiran (pokir) DPRD dan proyek dari Pemerintah Daerah (Pemda) Touna.

Kejadian tersebut bermula saat mantan Plt Sekwan DPRD Touna, Syaiful Muhammad, meminjam uang milik Mas Raja sebesar Rp400 juta untuk menutupi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulteng terkait perjalanan dinas fiktif di DPRD Touna, yang saat itu Sekretaris DPRD Touna masih dijabat oleh Surya, S.Sos.

Mas Raja kepada Radar Sulteng, Sabtu (16/5), menuturkan saat itu dirinya dihubungi oleh anggota DPRD Touna, Ilham Lamahuseng, dengan tujuan meminjam dana Rp400 juta. Namun, dirinya sempat ragu untuk meminjamkan dana sebesar itu.

Mas Raja

Karena tidak berhasil, Ilham Lamahuseng mengundangnya ke kantor DPRD Touna untuk dipertemukan dengan Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman dan Plt Sekwan Syaiful Muhammad.

Mas Raja mengaku, saat dipertemukan dengan Ketua DPRD dan Plt Sekwan, dirinya diminta meminjamkan dana Rp400 juta kepada DPRD Touna agar dapat menutupi temuan SPPD fiktif, dengan alasan karena mantan Sekwan Surya, S.Sos akan maju sebagai Wakil Bupati sehingga seluruh temuan harus dibayar.

Mendengar pernyataan tersebut, Mas Raja akhirnya menyetujui. Namun, untuk meyakinkan bahwa ada yang menjamin, dirinya dihubungkan langsung dengan mantan Sekwan Surya, S.Sos.

Menurut Mas Raja, saat wawancara melalui sambungan telepon, mantan Sekwan Surya, S.Sos mempertanyakan kepada dirinya apa yang sudah dijanjikan oleh Gusnar dan Syaiful sehingga dirinya mau meminjamkan dana Rp400 juta tersebut.

“Saya menjawab mereka menjanjikan saya pekerjaan proyek di Sekretariat DPRD. Setelah mendengar penjelasan dari Ibu Surya, S.Sos yang mengatakan, ‘Kasih saja, Mas, karena di Sekretariat DPRD banyak proyek’, makanya saya pinjamkan,” ungkapnya.

Mas Raja menambahkan, peminjaman uang darinya bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali. Pinjaman berikutnya terjadi pasca pelantikan Bupati terpilih Ilham Lawidu dan Surya, S.Sos. Saat itu, dirinya kembali diundang oleh Syaiful Muhammad ke ruangan Ketua DPRD Gusnar Sulaeman.

Setiba di ruangan Ketua DPRD, Gusnar menyampaikan maksud yang sama, yakni meminta sejumlah dana kepada dirinya.

“Saat itu Pak Gusnar bilang kalau saya memberikan dana, maka semua dana pokir akan menjadi jatah saya. Katanya ada Rp7 miliar anggaran proyek yang akan diberikan kepada saya,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian uang kepada Ketua DPRD tersebut terjadi beberapa kali dengan total lebih dari Rp600 juta.

Namun, dirinya kecewa karena apa yang dijanjikan oleh Ketua DPRD dan Sekwan sampai saat ini tidak pernah terealisasi. Bahkan saat diberikan satu paket pekerjaan proyek senilai Rp2 miliar, proyek tersebut dibatalkan dan diberikan kepada orang lain.

“Saya pernah diberikan satu paket proyek senilai Rp2 miliar lebih. Namun setelah itu proyek tersebut dibatalkan Pak Gusnar dan diberikan kepada orang lain. Saya tidak tahu siapa,” katanya.

Mas Raja mengaku praktik pinjam-meminjam uang dengan janji proyek tersebut tidak berhenti sampai di situ.

Menurutnya, setelah dirinya menyerahkan dana lebih dari Rp600 juta kepada Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman, dirinya kemudian dipertemukan dengan mantan Wakil Bupati Touna Jamal Juraedjo yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Bupati Ilham Lawidu.

“Setelah saya dipertemukan oleh Pak Gusnar dengan Pak Jamal Juraedjo, saya diminta oleh Pak Gusnar Sulaeman untuk memberikan dana Rp100 juta kepada Pak Jamal Juraedjo, dengan jaminan akan dibarter dengan proyek. Namun semua janji-janji itu tidak dipenuhi sampai saat ini.”

Sampai dengan berita ini naik cetak, Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman yang dihubungi Radar Sulteng belum memberikan jawaban. Demikian juga dengan Wakil Bupati Touna Surya, S.Sos yang dihubungi Radar Sulteng melalui WhatsApp belum memberikan jawaban.

Setelah wartawan Radar Sulteng melakukan konfirmasi kepada mantan Sekwan dan Ketua DPRD Touna, Mas Raja kemudian menarik pernyataannya dan mengatakan bahwa laporan yang disampaikan kepada wartawan Radar Sulteng tersebut tidak benar.

“Tidak benar pula saya menghubungi Ibu Surya untuk menjamin dan meyakinkan saya agar meminjamkan dana dengan kompensasi proyek yang ada di DPRD Touna. Tidak benar pula keterangan saya bahwa Ketua DPRD mengatakan akan memberikan pokir kepada saya sebanyak Rp7 miliar. Tidak benar saya memberikan uang sebesar Rp600 juta kepada Gusnar Sulaeman dan Rp100 juta kepada Jamal Juraedjo. Mengingat berita ini tidak benar, mohon untuk tidak dimuat dan diberitakan di media,” kata Harapan Rajagukguk, S.Pd.

Diduga, Mas Raja alias Harapan Rajagukguk telah diundang oleh Ketua DPRD dan diminta agar tidak mempublikasikan persoalan tersebut ke media. Beruntung, pernyataan dan laporan tersebut sempat direkam oleh wartawan Radar Sulteng.

Sementara itu, mantan Plt Sekwan Touna Syaiful Muhammad yang dihubungi Radar Sulteng melalui WhatsApp, Senin (1/6), mengatakan belum bisa memberikan tanggapan terkait pemberitaan tersebut karena dirinya masih dalam keadaan sakit.

“Maaf, Pak, saya belum bisa kasih komentar. Saya lagi sakit, baru keluar RS. Belum stabil, Pak,” ujarnya.

Sampai dengan berita ini naik cetak, Ketua DPRD Touna Gusnar Sulaeman yang dihubungi Radar Sulteng belum memberikan jawaban.

Demikian juga dengan Wakil Bupati Touna Surya, S.Sos yang dihubungi Radar Sulteng melalui WhatsApp juga belum memberikan jawaban. (SL/LAM).

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Gubernur Tabur Bunga di Atas KRI Teluk Kupang-519

0
PALU, - Laut menyimpan jejak pengorbanan para pahlawan yang gugur dalam menjaga kedaulatan bangsa. Karena itu, tabur bunga di laut menjadi wujud penghormatan atas...

TERPOPULER >