Palu, – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah menerapkan ramah lingkungan hijau pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Konsep tersebut diwujudkan melalui penggunaan kemasan ramah lingkungan dalam pendistribusian daging kurban.
Kepala Dinas Cikasda Sulteng, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si mengatakan, pembagian daging kurban dilakukan mengikuti edaran Wali Kota Palu dan Kementerian Lingkungan Hidup dengan tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai.
“Distribusi daging kurban menggunakan wadah sekali pakai atau plastik mika, bukan kantong plastik. Ini bagian dari penerapan konsep kurban hijau,” ujarnya.
Pada Idul Adha tahun ini, Dinas Cikasda Sulteng menyembelih total enam ekor sapi kurban. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi 35 ASN di lingkungan Dinas Cikasda, ditambah satu ekor sapi kurban dari keluarga Kepala Dinas Cikasda Sulteng.
Daging kurban kemudian disalurkan kepada enam panti asuhan di Kota Palu, masing-masing Panti Almabrukah Ulujadi, Panti Nurul Ilahi, Panti As Sabut Petobo, Panti Nurul Iman Birobuli, Panti Baiturahim Tatura, dan Panti Nurul Falah Bumi Nyiur.
Selain itu, pembagian daging kurban juga diberikan kepada 175 ASN penerima serta 35 kepala keluarga di Kompleks PU Assalam.
Andi Rully berharap pelaksanaan kurban hijau dapat menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik pada momentum keagamaan.
“Semangat berkurban tidak hanya tentang berbagi kepada sesama, tetapi juga menjaga lingkungan,” tandasnya. (bar)






