back to top
Selasa, 10 Maret 2026
BerandaPALUFairus Maskati Hibahkan Jabatan, Sindir Perebutan Kekuasaan

Fairus Maskati Hibahkan Jabatan, Sindir Perebutan Kekuasaan

PALU, – Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Tengah, Fairus Husen Maskati, menyatakan siap menghibahkan jabatannya secara gratis kepada pihak yang dinilai sangat berambisi merebut posisinya sebagai Ketua Umum DPW PPP Sulteng.

Pernyataan itu disampaikan Fairuz melalui pernyataan terbuka yang bernada kritik terhadap dinamika internal partai yang belakangan memanas.

Fairus yang mengaku telah 27 tahun berkecimpung di dunia politik menegaskan bahwa jabatan politik seharusnya diperoleh melalui mekanisme yang sah, terbuka, dan bermartabat, bukan melalui manuver tersembunyi atau penunjukan sepihak.

“Dalam dunia politik pasti ada pihak-pihak yang ingin mendapatkan jabatan dengan berbagai cara. Tapi jabatan itu seharusnya diperoleh lewat proses yang sah dan terbuka, bukan melalui skenario kudeta atau manuver diam-diam,” tegasnya.

Ia bahkan menyindir situasi tersebut seperti anak kecil yang berebut mainan.

“Jangan seperti anak kecil lagi rebutan mainan. Dia yang rebut, dia yang lari, dia yang menangis,” ujarnya.

Menurut Fairus, jika memang ada pihak yang sangat berambisi mengambil jabatannya hingga menempuh jalan pintas, maka ia memilih untuk menghibahkan jabatan tersebut secara elegan.

“Kalau memang sangat ingin jabatan itu, silakan diambil saja. Saya hibahkan secara gratis. Bagi saya, jabatan tidak pernah lebih penting daripada kehormatan dan harga diri,” kata Fairus.

Ia menilai menghibahkan jabatan dengan kepala tegak jauh lebih terhormat dibanding merebutnya melalui cara-cara yang merendahkan martabat politik.

Fairus juga menyindir proses politik yang menurutnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Ia menyebut sejarah politik PPP Sulteng nantinya akan mencatat bahwa proses mendapatkan jabatan dilakukan secara tidak terbuka.

Selain itu, Fairus turut menyinggung soal dugaan permintaan iuran anggota legislatif yang ditransfer ke rekening pribadi oleh pihak yang menjabat pelaksana tugas (Plt).

“Terkait apakah saya akan tetap di PPP atau mencoba warna baru, kita lihat nanti. Yang pasti pebisnis dan politisi handal hanya akan berinvestasi pada perusahaan yang berkembang pesat, bukan yang pailit,” ujarnya.

Fairus mengatakan keputusan tersebut diambil pada bulan baik dengan harapan dapat membawa kebaikan bagi semua pihak.

“Keputusan ini saya ambil di bulan baik. Insyaallah membawa kebaikan,” pungkasnya.(BAR)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Oknum DPRD Donggala Dilaporkan ke Kejati Terkait Proyek MBG

0
PALU, – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Heri Soumena (HS), melaporkan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala, ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah,...

TERPOPULER >