back to top
Sabtu, 7 Maret 2026
BerandaPALUMuswil PPP Sulteng Usai Batal di Laksanakan di Hotel,...

Muswil PPP Sulteng Usai Batal di Laksanakan di Hotel, Bendum PPP Paksakan Muswil di Warung

Palu, – Dinamika internal PPP Sulawesi Tengah semakin dinamis. Hal tersebut dipicu dari pelaksanaan Musyawarah Wilayah PPP Sulawesi Tengah yang dianggap menyalahi aturan Partai oleh mayoritas DPC PPP se-Sulawesi Tengah. MUS

Muswil yang semula akan dilaksanakan tanggal 6 Maret 2026 di Golden Hotel Palu batal dilaksanakan lantaran di tolak oleh Mayoritas DPC PPP se-Sulawesi Tengah bersama Pengurus DPW PPP Sulawesi Tengah dibawah kepemimpinan Fairus Husein Maskati.

Sempat terjadi keributan dan akhirnya PPP Sulawesi Tengah melakukan Musyawarah internal dan menyepakati Muswil ditunda hingga April 2026 setelah hari raya Idul Fitri. Kesepakatan tersebut di tanda tangani secara bersama oleh Fairus Husein Maskati Ketua DPW, Iman Sudirman Sekretaris DPW dan Syarif Latadano selaku Wakil Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah beserta 11 DPC se-Sulawesi Tengah antara lain DPC Toli-Toli, Poso, Sigi, Donggala, Parigi, Kota Palu, Buol, Banggai Raya dan Tojo Una-Una.

Namun dilain pihak, Bendahara Umum DPP PPP tetap memaksakan agar Muswil tetap dilaksanakan. Akhirnya Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan Amir Uskara mengajak 5 DPC tetap melaksanakan Muswil di sebuah Warung Pecel Lele di daerah perkampungan Kabupaten Sigi.

Sikap arogansi DPP melalui Imam Fauzan tersebut sangat disayangkan oleh Imam Sudirman Sekretaris DPW PPP Sulawesi Tengah lantaran memaksakan Muswil yang sebelumnya sudah disepakati agar ditunda merupakan tindakan konyol yang justru dapat menjatuhkan nama baik partai. Terlebih Muswil dilaksanakan di Warung.

“Kami sangat menyayangkan Sikap arogansi dari oknum DPP tersebut, padahal kami bersama seluru DPC PPP se-Sulawesi Tengah sudah bersepakat untuk menunda Muswil setelah Idul Fitri, agar Muswil bisa dilaksanakan dengan persiapan yang lebih matang”. Ungkap Iman Sudirman.

“ dan kami juga menyesalkan kenapa masih ada pihak ingin mempermalukan Partai dengan memaksakan Muswil di Warung Pecel Lele? Itu bisa menjatuSurat kesepakatan penundaan Muswilhkan marwah partai”. Tegas Iman Sudirman.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPC PPP Tojo Una-Una Fahmi Al Amri yang menilai miris dan menyesalkan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh Bendahara Umum PPP tersebut.

“Kami sangat menyesalkan sikap arogansi sebagian kelompok yang tetap memaksakan kehendak, padahal kami DPC se Sulawesi Tengah sudah sepakat untuk tunda Muswil. Tolong jangan permalukan Partai ini dengan Muswil yang asal-asalan. Apalagi ditempatkan di Warung”. Sesal Fahmi Al Amri.

“Apalagi Musyawarah Wilayah hanya dihadiri oleh 5 DPC, dari 13 DPC se-Sulawesi Tengah. dengan demikian Muswil makin tidak sah karena tidak Quorum”. Tutup Fahmi.(Bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Muswil PPP Sulteng Gagal Digelar

0
DPC Kompak Tolak Intervensi DPP PALU, – Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tengah yang rencananya digelar di Palu Golden Hotel, Jumat...

TERPOPULER >