back to top
Senin, 26 Oktober 2026
BerandaPALUKLB Pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulteng Digelar 8/9 November...

KLB Pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulteng Digelar 8/9 November 2026

PALU, Radar Sulteng – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah menggelar Kongres Biasa di Hotel Santika Palu, Minggu (25/10/2026). Kongres tersebut membahas sejumlah agenda organisasi, termasuk pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan serta persiapan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah.

Hasil Kongres menyebutkan, KLB Pemilihan Ketua Asprov PSSI Sulteng akan diselenggarakan pada 8 atau 9 November 2026. Kemudian Anggota Komite Pemilihan yaitu Dr Humaedi, Zainudin dan Abdullah.

Kongres dihadiri Wakil Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah Helmy Umar, Plt Wakil Ketua Umum Rachmansyah Ismail, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulawesi Tengah, Mohsen Husen Pakaya, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah untuk membuka kegiatan. Sementara itu, Plt Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Mayjen TNI (Purn) Rudi Yulianto, mengikuti kegiatan secara daring.

Plt Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Samsurijal Labatjo, mengatakan pelaksanaan kongres mengacu pada Statuta PSSI terbaru, khususnya terkait persyaratan pemilik suara atau voters.

Menurut Samsurijal, klub yang memiliki hak suara merupakan klub yang mengikuti kompetisi Liga 4 dalam satu tahun terakhir. Berdasarkan ketentuan tersebut, terdapat tujuh klub yang terdaftar sebagai pemilik suara dalam kongres kali ini.

Total voters 22 peserta dan 4 peserta peninjau. Terdiri 13 pemilik suara dari unsur asosiasi, ditambah dua asosiasi, yakni asosiasi futsal dan asosiasi sepak bola wanita, serta tujuh klub. Selain itu, terdapat empat klub yang berstatus sebagai peninjau karena mengikuti pertandingan ekshibisi dan tidak memenuhi kriteria sebagai pemilik suara berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Dalam kongres ini, agenda utamanya adalah memilih Komite Pemilihan, Komite Banding Pemilihan, serta menentukan waktu pelaksanaan Kongres Luar Biasa untuk pemilihan Ketua PSSI Sulawesi Tengah,” demikian pokok penjelasan Samsurijal terkait agenda kongres.

Sementara itu, Kadispora Sulawesi Tengah, Mohsen Husen Pakaya, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk bersinergi dengan Asprov PSSI dalam meningkatkan prestasi sepak bola daerah.

Ia menyampaikan bahwa pencapaian prestasi sepak bola harus didukung organisasi yang sehat serta sistem pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan.

Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian Asprov PSSI Sulawesi Tengah. Pertama, menjadikan organisasi sebagai wadah pembinaan sepak bola yang terarah dan berkesinambungan. Kedua, konsisten menyelenggarakan kompetisi resmi, termasuk kompetisi kelompok umur.

Ketiga, menjalankan organisasi dengan menaati statuta, anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Keempat, membangun kepemimpinan yang komunikatif dan bertanggung jawab.

Pemerintah provinsi berharap Asprov PSSI Sulawesi Tengah mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mendorong pembinaan atlet agar sepak bola daerah semakin kompetitif.

Dalam sambutannya secara daring, Plt Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Mayjen TNI (Purn) Rudi Yulianto, menyampaikan apresiasi kepada Dispora, KONI, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kongres.

Ia mengatakan amanah sebagai pelaksana tugas ketua merupakan tanggung jawab untuk memastikan roda organisasi berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

Rudi juga menekankan bahwa Kongres Biasa memiliki agenda penting bagi keberlangsungan organisasi, terutama dalam menetapkan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan sebagai bagian dari persiapan proses pemilihan ketua definitif.

Ia berharap seluruh tahapan dapat dipersiapkan secara matang, transparan, dan sesuai aturan organisasi sehingga nantinya terpilih pemimpin yang mampu membawa sepak bola Sulawesi Tengah semakin maju dan berprestasi.

Menurutnya, kongres tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola sepak bola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi.

Melalui kongres ini, Asprov PSSI Sulawesi Tengah diharapkan dapat mempersiapkan proses pergantian kepemimpinan secara demokratis sekaligus memastikan kesinambungan program pembinaan sepak bola di daerah. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

HUT ke-13 Morowali Utara, Anwar Hafid : Bantulah Saudaramu yang Kesulitan

0
MOROWALI UTARA, Radar Sulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak seluruh masyarakat menjadikan HUT ke-13 Kabupaten Morowali Utara sebagai momentum...

TERPOPULER >