back to top
Rabu, 7 Oktober 2026
BerandaPALUPAD Sulteng Rp2,6 Triliun, Anggaran 2027 Difokuskan ke Output

PAD Sulteng Rp2,6 Triliun, Anggaran 2027 Difokuskan ke Output

PALU, Radar Sulteng – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyampaikan pidato pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulteng.

Pidato dibacakan Wakil Gubernur Sulteng, Reny Adniwaty Lamajido, mewakili Gubernur yang juga turut hadir dalam rapat Paripurna rancangan anggaran APBD 2027 Di kantor DPRD Sulteng jalan Moh Yamin. Senin, (5/10/2026)

Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp4.947.608.502.622. Target tersebut bersumber dari tiga komponen utama, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2.655.952.796.792, pendapatan transfer sebesar Rp2.290.039.705.830, dan pendapatan daerah yang sah sebesar Rp1.616.000.000.

PAD sendiri terdiri dari pendapatan pajak daerah sebesar Rp2.231.945.237.249, hasil retribusi daerah sebesar Rp341.684.031.200, hasil pengelolaan keuangan daerah yang dipisahkan sebesar Rp50 miliar, serta pendapatan asli daerah lainnya yang sah sebesar Rp32.323.528.343.

Sementara dari sisi belanja, total belanja daerah direncanakan sama dengan pendapatan, yakni Rp4.947.608.502.622, yang terbagi dalam belanja operasi sebesar Rp3.822.763.904.057,31, belanja modal sebesar Rp486.844.598.564,69, belanja tidak terduga sebesar Rp20 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp618 miliar. Pada tahun anggaran 2027, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak merencanakan pengeluaran pembiayaan.

Reny menjelaskan, penyusunan RAPBD 2027 telah memperhatikan arah kebijakan pembangunan daerah, kemampuan keuangan daerah, prioritas pembangunan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia mengakui kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan, sehingga dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Setiap program dan kegiatan yang direncanakan dalam RAPBD tahun anggaran 2027 diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi lebih jauh harus memberikan output dan outcome yang jelas, terukur, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Reny dalam pidato pengantar

Dari sisi pendapatan, Reny menyebut pemerintah daerah akan terus mengupayakan peningkatan kapasitas fiskal melalui optimalisasi pendapatan asli daerah, peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, serta pengelolaan sumber pendapatan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku. Pendapatan transfer dari pemerintah pusat maupun sumber pendapatan lainnya turut akan dikelola secara cermat untuk mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah.

Sementara dari sisi belanja, pemerintah daerah berkomitmen mengalokasikan anggaran berdasarkan prioritas dan kebutuhan pembangunan, diarahkan pada program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus tetap memperhatikan pemenuhan belanja wajib dan mengikat serta pencapaian standar pelayanan minimal.

Reny mengakui, penyusunan RAPBD 2027 tidak lepas dari tantangan menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan yang terus meningkat dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas. Ia berharap pembahasan RAPBD selanjutnya dapat berjalan secara konstruktif, objektif, transparan, dan sesuai jadwal serta ketentuan yang berlaku.

“Kami menyadari bahwa RAPBD yang kami sampaikan ini masih memerlukan pembahasan, pendalaman, serta penyempurnaan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reny turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sulteng atas kerja sama dan dukungan yang diberikan selama proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah berlangsung. (ZAR)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Serikat Buruh Transportasi Diintimidasi, Geruduk Kantor Wali Kota

0
PALU, Radar Sulteng – Sejumlah pengemudi sopir truk kontainer, mahasiswa dan buruh mendatangi kantor Wali Kota Palu Palu Jl Balai Kota, pada Selasa (6/10/2026). Aksi...

TERPOPULER >