back to top
Kamis, 24 September 2026
BerandaPALUMTQ Nasional 2026, Sulteng Hanya Raih Satu Juara Harapan

MTQ Nasional 2026, Sulteng Hanya Raih Satu Juara Harapan

PALU, Radar Sulteng – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah telah berakhir. Namun, hasil yang diraih kontingen Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam ajang nasional tersebut masih jauh dari harapan.

Berdasarkan daftar peserta terbaik yang ditetapkan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI, Sulteng hanya tercatat meraih satu posisi juara harapan, yakni Harapan 2 Golongan 20 Juz Hafizhah melalui Alyza Rahman.

Alyza Rahman menjadi satu-satunya peserta asal Sulawesi Tengah yang tercantum dalam daftar peraih prestasi dari berbagai cabang dan golongan MTQ Nasional XXXI yang diumumkan Dewan Hakim.

Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi pembinaan Tilawatil Qur’an di Sulawesi Tengah. Sebab, dari daftar panjang peraih prestasi pada sejumlah cabang, mulai seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan, tafsir, fahm dan syarh Al-Qur’an, seni kaligrafi hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an, nama peserta Sulteng nyaris tidak muncul dalam jajaran tiga terbaik.

Posisi Alyza Rahman tercatat pada cabang Hafalan Al-Qur’an Golongan 20 Juz putri. Dalam kategori tersebut, Terbaik 1 diraih Tsurayya Aniqa dari Kalimantan Timur, Terbaik 2 Rahmiyatul Khairat dari Sumatera Utara, dan Terbaik 3 Athirotussalwa Himmatana dari Jawa Tengah.

Sementara Alyza Rahman menempati Harapan 2, di bawah Al Ya Jazilatur Rachmah dari Jawa Timur yang meraih Harapan 1. Harapan 3 ditempati Hanny Virginia Anggraini dari Sumatera Selatan.

Secara keseluruhan, dominasi prestasi MTQ Nasional XXXI terlihat dari sejumlah provinsi yang berulang kali menempatkan wakilnya pada posisi terbaik. Kalimantan Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara dan sejumlah provinsi lainnya tercatat memperoleh prestasi di berbagai cabang.

 

Menag: Juara Bukan Akhir

MTQ Nasional XXXI secara resmi ditutup Menteri Agama Nasaruddin Umar di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kemampuan, ketekunan, kedisiplinan, doa serta pembinaan yang berkelanjutan.

“Kepada para peserta yang meraih prestasi terbaik saya menyampaikan selamat. Penghargaan malam ini adalah buah ketekunan, kedisiplinan, doa, dan pembinaan terus menerus. Namun gelar juara bukan akhir dari segalanya, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menegaskan, para juara MTQ memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Para juara adalah teladan dalam menjaga, mengajarkan dan menghadirkan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat. Prestasi membaca dan menghafal berjalan bersama dengan kemuliaan akhlak. Kecakapan memahami melahirkan kebijaksanaan, keindahan menulis ayat disertai keindahan perilaku,” katanya.

Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI, Syibli Syarjaya, kemudian membacakan keputusan penetapan peserta terbaik.

“Keputusan Dewan Hakim ini bersifat final dan mengikat serta tidak dapat diganggu gugat. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan,” ujar Syibli.

Keputusan tersebut dituangkan dalam SK Nomor Kep-04/DH/MTQN-XXXI/IX/2026 tentang Penetapan Peserta Terbaik MTQ Nasional XXXI Provinsi Jawa Tengah. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Dekan FKM Untad Rosmala Nur Disomasi

0
PALU, Radar Sulteng – Kantor Hukum Hi. Ekka Pontoh & Partners melayangkan somasi kepada Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako, Prof. Rosmala Nur,...

TERPOPULER >