back to top
Jumat, 19 Juni 2026
BerandaPALUJembatan Palu IV Tetap Kokoh dan Layak Dilalui

Jembatan Palu IV Tetap Kokoh dan Layak Dilalui

BPJN Sulteng Kerahkan Alat Berat ke Kamarora

Palu, – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah memastikan kondisi Jembatan Palu IV dan Jembatan Palu I tetap aman serta tidak mengalami kerusakan yang membahayakan setelah gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).

Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang Razaq, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan dan inspeksi terhadap kedua jembatan tersebut sesaat setelah gempa terjadi. Pemeriksaan awal dilakukan pada 16 Juni dan dilanjutkan kembali pada 17 Juni 2026.

PEMERIKSAAN – Kepala BPJN Sulteng Bambang Razak bersama tim melakukan pemeriksaan pascagempa. FOTO BPJN SULTENG

“Hasil pemeriksaan menunjukkan Jembatan Palu IV dan Jembatan Palu I dalam kondisi baik dan aman. Tidak ditemukan kerusakan yang mengganggu fungsi maupun keamanan konstruksi jembatan,” ujar Bambang Razaq, Rabu (17/6/2026).

Selain dua jembatan tersebut, tim BPJN Sulawesi Tengah juga melakukan inspeksi terhadap ruas jalan nasional dan jembatan di sejumlah wilayah terdampak, meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh ruas jalan nasional dan jembatan yang menjadi kewenangan BPJN Sulawesi Tengah terpantau dalam kondisi baik dan tetap berfungsi normal. Arus lalu lintas di berbagai wilayah juga dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemeriksaan tim BPJN Sulawesi Tengah untuk wilayah Kota Palu, Donggala, Parigi Moutong dan Poso, kondisi ruas jalan nasional serta jembatan lainnya dalam keadaan baik dan lalu lintas terpantau lancar,” kata Bambang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan dampak gempa, BPJN Sulawesi Tengah juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu percepatan penanganan di kawasan terdampak.

Satu unit alat berat jenis excavator telah dikerahkan menuju Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, guna membantu proses penanganan di wilayah yang terdampak gempa bumi.

Menurut Bambang, keberadaan alat berat tersebut diharapkan dapat mempercepat pembersihan material yang menghambat akses jalan serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan ke lokasi terdampak.

BPJN Sulawesi Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur jalan dan jembatan pascagempa guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

“Pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur jalan dan jembatan tetap aman digunakan masyarakat,” pungkasnya. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Donggala Kembali Raih WTP

0
Donggala, – Pemerintah Kabupaten Donggala menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Donggala yang...

TERPOPULER >