back to top
Senin, 2 November 2026
BerandaDAERAH47 Tahun Kota Tua Merindukan Tiupan Kapal, Masyarakat Donggala...

47 Tahun Kota Tua Merindukan Tiupan Kapal, Masyarakat Donggala Sambut Bahagia KM Dorolonda

Tiupan KM Dorolonda menyentak sampai ke sanubari masyarakat Donggala ketika badan kapal hendak sandar di Pelabuhan Donggala, sekira pukul 07.15 WITA, Sabtu 31 Oktober 2026.

BARNABAS LOINANG, Wartawan Radar Sulteng

Kapal yang tingginya sampai 12 meter terlihat jelas dari balik bukit sekitar Pelabuhan Donggala. Berjejer masyarakat Donggala menantikan kapal Pelni selama hampir setengah abad, atau 47 tahun. Anak-anak, orang tua, mama-mama, papa-papa menyaksikan momen bersejarah sepanjang mereka hidup di Donggala.

Sementara Bupati Donggala Vera E Laruni bersama petugas PT Pelni dan tokoh masyarakat diantaranya mantan Bupati Kanjeng Kasman Lassa, menunggu di bawah menyambut kapten kapal.

VERA E LARUNI

Tiupan KM Dorolonda mengingatkan masyarakat Donggala yang dijuluki Kota Tua pada setengah abad silam. Saat Donggala berstatus sebagai wilayah administratif sendiri sebelum wilayah ibu kota dipindah ke Palu pada tahun 1978.

Pelabuhan di masa silam di Kota Tua menggerakkan denyut nadi ibu kota. Dari pete-pete, dokar, sedan (taxi) berjejer menunggu penumpang yang tiba.

Perlahan, era keemasan itu memudar setelah Pelabuhan Donggala sebatas nama, tidak lagi menjadi tempat sandar kapal-kapal besar. Kapal besar singgah di Pantoloan dan dibangun terminal peti kemas, sebagai urat nadi ekonomi baru di wilayah Kota Palu.

Dengan kehadiran kembali kapal Pelni, masyarakat Donggala memiliki harapan, kabupaten yang penduduk miskinnya termasuk tinggi di Sulteng ini bisa Kembali maju.

Masyarakat Donggala bersolek menyambut menyambut pintu-pintu masuk ekonomi yang menggerakkan perputaran uang sekitar. Terpancar dari sinar mata mereka menaruh harapan pada kapal yang panjangnya sampai 146,5 meter.

“Saya sangat Bahagia bisa melihat kapal besar sandar di Pelabuhan Donggala. Sebagai Masyarakat Donggala, kota ini begini-begini saja, saya yakin bisa maju dan berkembang,” ujar Yuli, masyarakat Donggala.

Bupati Donggala Vera E Laruni mengatakan akan terus akan terus berupaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan transportasi laut agar mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kabupaten Donggala yang semakin berkembang serta mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapten KM Dorolonda beserta seluruh kru dan awak kapal di Kabupaten Donggala. Saya juga berkesempatan melakukan kunjungan langsung ke dalam kapal untuk melihat fasilitas pelayanan serta menyapa dan berbincang dengan para penumpang yang akan melanjutkan perjalanan. Kepada seluruh penumpang, saya mengucapkan selamat melanjutkan perjalanan,” kata Vera.

Bupati menegaskan bahwa kembalinya kapal Pelni ke Pelabuhan Donggala harus disikapi dengan kebesaran hati dan semangat kebersamaan. Menurutnya, beroperasinya kembali KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus membuka kembali akses pelayanan angkutan penumpang bagi masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala diharapkan menjadi momentum meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik kembalinya layanan kapal penumpang Pelni tersebut. Ia berharap ke depan kapal-kapal Pelni lainnya juga dapat kembali singgah dan melayani masyarakat melalui Pelabuhan Donggala, sejalan dengan rencana pengembangan pelabuhan yang telah tertuang dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Teluk Palu.

Menurutnya, keberadaan kembali kapal penumpang di Pelabuhan Donggala tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi laut, tetapi juga menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan ekonomi, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan pelabuhan.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Donggala terus mendorong penataan kawasan pelabuhan, termasuk penyediaan tempat usaha dan fasilitas pendukung bagi para pelaku UMKM. Bupati mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang dari aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal Pelni dengan menyediakan berbagai kebutuhan penumpang, sehingga kehadiran kapal tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, serta PT Pelni (Persero) atas dukungan dan kerja sama sehingga KM Dorolonda kembali beroperasi di Pelabuhan Donggala.

KM Dorolonda menurunkan 22 penumpang yang turun di Pelabuhan Donggala. Sementara 101 penumpang naik KM Dorolonda dari Pelabuhan ini. Tercatat dalam manifest kapal, 968 penumpang yang akan melanjutkan perjalanan. (*)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Bongkar “Sumbatan Yuridis” Perkara Indikasi Korupsi APBD Rp123,5 Miliar

0
Asrudin: Tuntutan Transparansi terhadap Kapolda Baru Adalah Langkah Krusial BANGGAI, Radar Sulteng – Tuntutan publik terhadap transparansi Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang baru, Irjen Pol....

TERPOPULER >