back to top
Rabu, 23 September 2026
BerandaPALUWarga Palu Pertanyakan Pemadaman, Sampai Kapan?

Warga Palu Pertanyakan Pemadaman, Sampai Kapan?

Sistem Interkoneksi Sulbagsel Pengaruh ke Sulteng

PALU, Radar Sulteng,- Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Palu dikeluhkan warga setiap hari. Kondisi tersebut dinilai semakin meresahkan karena pemadaman berlangsung berulang, sementara hujan mulai turun di sejumlah wilayah.

Warga Ulujadi, Palupi hingga Ujuna mempertanyakan sampai kapan kondisi tersebut akan berakhir. Mereka juga meminta PLN memberikan penjelasan yang lebih terbuka mengenai penyebab pemadaman dan kepastian normalisasi pasokan listrik.

Nasrun, warga Ulujadi, mengatakan pemadaman yang terjadi berulang kali mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Menurutnya, warga membutuhkan kepastian karena listrik merupakan kebutuhan utama, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas ekonomi.

“Kalau seperti ini terus, sampai kapan? Sekarang sudah mulai hujan, tetapi listrik masih sering padam. Katanya karena el nino, tapi masih sering mati lampu. Kami berharap PLN memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Rahmad Nur, warga Palupi. Ia mengatakan pemadaman tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung terhadap usaha masyarakat.

“Usaha sangat terganggu. Kalau listrik mati, pekerjaan ikut berhenti. Apalagi kalau terjadi berulang dan waktunya tidak pasti,” katanya.

Warga Ujuna juga mempertanyakan kepastian jadwal pemadaman. Mereka berharap PLN tidak sekadar menyampaikan adanya pengaturan beban, tetapi menjelaskan sampai kapan kondisi tersebut berlangsung dan apa langkah konkret yang dilakukan untuk mengatasinya.

Sebelumnya, pemadaman bergilir di Palu dan sejumlah wilayah Sulawesi Tengah sebelumnya telah dijelaskan PLN sebagai upaya menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Manajer PLN UP3 Palu Ansar menyebut pengaturan beban dilakukan untuk mencegah gangguan yang lebih besar pada sistem.

Pertanyaan lain yang muncul adalah mengenai sistem kelistrikan Sulawesi yang telah terhubung melalui jaringan interkoneksi. Apakah persoalan pasokan di Sulawesi Selatan turut berpengaruh terhadap kondisi kelistrikan di Sulawesi Tengah?

Sebab, secara sistem, kelistrikan Sulteng memang memiliki hubungan dengan jaringan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Bahkan, data yang pernah disampaikan pengelola PLTA Poso menyebut sebagian daya dari pembangkit di Sulteng disuplai ke Sulawesi Selatan melalui sistem interkoneksi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga di tengah persoalan pemadaman yang masih terjadi. Apalagi pada awal September 2026, PLN menyebut gangguan penyaluran transmisi akibat pemeliharaan kelistrikan di Sulawesi Selatan turut memengaruhi pasokan listrik di Palu dan sekitarnya. Sistem kelistrikan Palu terintegrasi dalam jaringan besar yang mencakup Sulsel, Sulbar, Sulteng dan Sultra.

Di sisi lain, PLN juga menyebut persoalan kelistrikan Sulteng saat ini tidak hanya berkaitan dengan interkoneksi. Dalam rapat bersama Komisi III DPRD Sulteng pada 15 September 2026, PLN UP3 Palu menyampaikan adanya sejumlah faktor, antara lain pemeliharaan pembangkit, penurunan debit air pada pembangkit yang bergantung pada tenaga air, serta defisit daya. PLN menyiapkan sejumlah langkah, termasuk penyewaan PLTD dan percepatan pembangkit baru.

Karena itu, warga meminta PLN memberikan penjelasan yang lebih terbuka mengenai kondisi sebenarnya. Termasuk menjelaskan berapa daya yang diproduksi pembangkit di Sulteng, berapa yang digunakan untuk kebutuhan daerah, berapa yang mengalir ke sistem Sulsel, serta bagaimana mekanisme pembagian daya ketika salah satu wilayah mengalami kekurangan pasokan.

“Jangan masyarakat hanya disuruh menunggu. Kalau memang ada persoalan sistem, sampaikan secara jelas. Kami ingin tahu sampai kapan pemadaman ini berlangsung,” kata Nasrun.

Bagi warga, kepastian menjadi hal penting karena pemadaman yang berlangsung berulang telah memengaruhi aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Riswan Melenggang, HSA Siap Didepak

0
Kantongi 2.269 Suara, Jadi Figur Utama PAW Partai Gerindra BANGGAI, Radar Sulteng,- Akibat ditolaknya permohonan kasasi Hari Sapto Adji (HSA) oleh Mahkamah Agung (MA), terkait...

TERPOPULER >