PALU, – Kementerian Sosial memastikan akan memberdayakan mantan Narapidana Teroris (Napiter) di segala bidang, utamanya pemberdayaan dibidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kepada wartawan usai orasi ilmiah di wisuda mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Senin (21/4) mengatakan, dalam pemberdayaan tersebut, tergantung apa yang dibutuhkan oleh Eks Napiter.
Jika yang dibutuhkan membuka usaha, maka pihak Kemensos akan memberikan bantuan modal.
“Kalau misalnya ingin membuka usaha, kita akan bantu melalui pelatihan-pelatihan termasuk modal usaha,” ujarnya.
Kata Mensos, jika eks Napiter tersebut ingin menjadi pekerja terampil, pihak Kemensos juga akan memberikan bantuan berupa pelatihan-pelatihan agar biasa menjadi pekerja terampil yang baik.
“Jadi, semuanya tergantung asumsi yang di inginkan. Tapi pada dasarnya kita akan berikan dukungan,” jelasnya.
Kata dia, dalam memberikan bantuan, pihaknya akan mengundang masyarakat dan eks Napiter untuk duduk bersama dalam bentuk sosialisasi, dengan harapan masyarakat dapat menerima eks Napiter tersebut di lingkungannya.
“Untuk itu kita kondisikan dua-duanya. Eks Napiternya kita ajak bicara untuk bisa berbaur, masyarakatnya kita harap mau bisa menerima agar bisa memberikan lingkungan yang kondusif,” ujarnya.
Menurut Mensos, upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dan eks Napiter dapat bersama-sama berbaur, guna memperkokoh kerukunan.
“Jadi kita sama-sama mengajak masyarakat untuk mau menerima saudara-saudara kita ini (eks Napiter-red),” pungkasnya.(Lam)






