back to top
Rabu, 10 Juni 2026
BerandaPALUAhmad Ali Dukung Prof Lutfi Maju Rektor Untad

Ahmad Ali Dukung Prof Lutfi Maju Rektor Untad

PALU, – Universitas Tadulako membutuhkan pemimpin yang bisa membawa perubahan besar ke arah lebih baik.

Sebagai kampus terbesar kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah saat ini memerlukan sosok yang memahami persoalan, memiliki rekam jejak akademik, serta mampu membangun sinergi dengan alumni dan semua pihak.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Tadulako (IKA Untad) Ahmad M Ali, mendukung Prof. Dr. Muhtar Lutfi, SE., M.Si., untuk maju sebagai calon Rektor Untad.

Menurutnya, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untad itu memiliki rekam jejak yang jelas karena meniti karier akademik dari bawah hingga dipercaya memimpin fakultas sebagai dekan.

“Saya mengenal dekat. Beliau kakak kelas saya di Fakultas Ekonomi. Meniti karir dari bawah, pernah menjadi dosen sampai diberi amanah sebagai Dekan Fakultas Ekonomi,” kata Ahmad Ali.

Ia menilai pengalaman tersebut membuat Prof. Lutfi memahami berbagai persoalan yang dihadapi Universitas Tadulako saat ini.

“Saya pikir Prof. Lutfi memiliki kapasitas memahami permasalahan Untad hari ini, tentunya berdasarkan pengalaman beliau. Banyak teman dan saya pribadi menilai beliau sangat layak diberi kesempatan,” ujarnya.

Prof Muchtar Lutfi

Menurut Ahmad Ali, keberadaan Prof. Lutfi sebagai alumni Untad juga menjadi nilai tersendiri. Namun, ia menegaskan bahwa semangat alumni tidak boleh berhenti hanya pada terpilihnya seorang rektor yang berasal dari rahim Untad.

“Di samping beliau anak kandung rahim Untad. Ini penting. Alumni kemudian dipimpin alumni, itu salah satu ikon yang selalu disampaikan aktivis yang berjuang merebut kepemimpinan Untad,” katanya.

Meski demikian, Ahmad Ali berharap gagasan pemberdayaan alumni benar-benar diwujudkan dalam praktik kepemimpinan kampus.

“Kita harap ke depan alumni tidak hanya habis setelah rektor terpilih, tapi betul-betul diaplikasikan. Bukan sekadar rektor sebagai alumni, tidak hanya pada tataran konsep,” tegasnya.

Ia juga berharap sinergi antara kampus dan alumni dapat dibangun secara berkelanjutan.

“Kita harapkan pemberdayaan alumni dalam arti yang sesungguhnya. Jangan kemudian setelah selesai, alumni ditinggalkan satu per satu. Pemberdayaan alumni bagaimana sinergitas dibangun,” ujarnya.

Menurut Ahmad Ali, alumni juga perlu diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai jabatan di lingkungan universitas, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan dan tanpa diskriminasi terhadap pihak yang bukan alumni.

“Memberi kesempatan kepada para alumni untuk memegang jabatan-jabatan di universitas, tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan dan tidak berlaku diskriminatif dengan pejabat yang bukan alumni Tadulako,” tandasnya. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Morowali Menuju Silent Spring Di Tengah Akselerasi Industri Nikel

0
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Oleh : Sahril KABAR68, - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 seyogianya menjadi momentum refleksi kritis terhadap arah dan orientasi pembangunan...

TERPOPULER >