Palu, – Atmosfer balap road race di kawasan Indonesia Timur kembali memanas melalui gelaran Sulawesi Cup Race (SCR) 2026 yang resmi dibuka pada Jumat malam (5/6) di Sirkuit Panggona, Kota Palu.
Ajang balap malam (night race) bergengsi tersebut dibuka oleh Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah, Moh Ifan Taufan, serta dihadiri Ketua Umum IMI Sulawesi Tengah, Helmy Umar.
Pembukaan SCR 2026 berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan penonton, tim balap, mekanik, serta para pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur. Event tahunan ini kembali menjadi magnet bagi pecinta otomotif, khususnya balap motor road race.
Dalam sambutannya, Moh Ifan Taufan mengapresiasi penyelenggaraan SCR yang dinilai menjadi wadah positif bagi pembinaan dan pengembangan atlet balap motor di Sulawesi Tengah.
“Ajang seperti ini sangat penting untuk melahirkan pembalap-pembalap potensial yang nantinya dapat membawa nama daerah ke tingkat nasional. KONI Sulteng tentu mendukung kegiatan yang berorientasi pada pembinaan prestasi olahraga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum IMI Sulawesi Tengah, Helmy Umar, menyebut SCR 2026 bukan sekadar kompetisi balap, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan para rider Sulawesi yang selama ini dikenal memiliki talenta dan daya saing tinggi.
“Sulawesi memiliki banyak pembalap berbakat. SCR menjadi panggung bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur kualitas persaingan antar daerah,” katanya.
Gelaran SCR 2026 menghadirkan sejumlah kelas utama dan kelas pendukung yang dipastikan menyuguhkan persaingan sengit. Tidak hanya diikuti pembalap kategori expert, event ini juga memberi ruang bagi rider novice hingga beginner untuk menunjukkan kemampuan mereka di lintasan.
Panitia mencatat sejumlah kelas unggulan yang menjadi perhatian utama pecinta road race Sulawesi, di antaranya Bebek 2 Tak Underbone 130cc Terbuka, Bebek 4 Tak Tune Up 150cc Expert MP1 Terbuka, Bebek 2 Tak Standar 125cc Terbuka, Bebek 4 Tak Tune Up Mix 130cc Ex MP2 Terbuka, serta Bebek 2 Tak Standar 125cc Novice Terbuka.
Persaingan diprediksi berlangsung ketat, terutama pada kelas-kelas bebek 2 tak dan 4 tak yang selama ini menjadi favorit penonton. Sejumlah tim besar dari berbagai kabupaten dan provinsi disebut menurunkan kekuatan terbaik mereka untuk memburu gelar juara umum.
Selain menjadi ajang kompetisi, SCR 2026 juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga otomotif di Sulawesi Tengah sekaligus mendorong lahirnya pembalap muda berprestasi yang dapat bersaing pada kejuaraan nasional maupun internasional. (bar)






