back to top
Rabu, 11 Februari 2026
BerandaOLAHRAGAWahyu Nugraha Apresiasi KONI Pusat, "Saya Berharap Aturan Ditegakkan"

Wahyu Nugraha Apresiasi KONI Pusat, “Saya Berharap Aturan Ditegakkan”

PALU — KeKetua Asosiasi Futsal Kota Palu, Wahyu Nugraha, mendukung sikap KONI Provinsi Sulawesi Tengah atas rekomendasi dari KONI Pusat untuk membuka ruang dan menerima laporan atau aduan terkait pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Palu ke-V.

Di satu sisi, Wahyu yang akrab disapa Chen, juga menyayangkan adanya gejolak dengan penunjukan karateker KONI Sulteng, yang dinilai memicu berbagai persepsi di kalangan insan olahraga.

Sebagai salah satu calon Ketua pada Musorkot KONI Kota Palu, Wahyu menegaskan bahwa sejak awal dirinya hanya berharap prinsip fair play dan sportifitas benar-benar diterapkan. Pun soal pembentukan TPP Musorkot Kota Palu yang dibentuk tidak melalui rapat kerja sebagaimana diatur dalam AD/ART KONI.

Meskipun ia sendiri mendaftar sebagai bakal calon, tidak mengubah fakta terjadinya kekeliruan tersebut dan brharap bisa dituntaskan pada forum Musorkot. Namun justru ruang itu tidak diberikan sehingga memaksanya walkout.

“Sebagai calon ketua saat itu, harapan saya sederhana. AD/ART dijalankan dan semua pihak menjunjung tinggi fair play sebagai bentuk sportifitas,” ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan, dirinya sepenuhnya menyerahkan proses lanjutan kepada KONI Pusat dan KONI Provinsi, agar berjalan sesuai aturan dan mekanisme organisasi yang berlaku.

“Pada saat Musorkot, kami tidak diberi ruang untuk menyampaikan keluhan dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak terkait. Proses yang keliru dan melanggar AD/ART justru dibiarkan tetap berjalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa seluruh cabang olahraga (cabor) memiliki hak yang sama dalam pembinaan dan pengembangan prestasi.

“Semua cabor harus mendapat perlakuan dan kesempatan yang sama, khususnya dalam menerima dan mengelola pembinaan atlet. Tidak boleh ada sistem pilih kasih, apalagi karena faktor kedekatan,” tegasnya.

Meski demikian, Wahyu menampik adanya niat untuk menjatuhkan kandidat lain dalam dinamika Musorkot.

“Tidak ada niat menjatuhkan siapa pun. Justru sejatinya kita semua adalah mitra yang kelak akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengharumkan Kota Palu melalui prestasi olahraga,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Wahyu mengajak seluruh insan olahraga di Kota Palu untuk memaknai setiap keputusan dan rekomendasi dari KONI Pusat maupun KONI Provinsi sebagai bahan evaluasi bersama, bukan sumber perpecahan.

“Mari kita maknai keputusan dan rekomendasi itu sebagai evaluasi bersama. Kita dukung dengan semangat sportifitas, bukan dengan perpecahan,” pungkas Wahyu. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Sidang Praperadilan Rachmansyah Ismail Melawan Kejati Sulteng

0
Wijaya SH, MH: Mencari Keadilan di Tengah Anomali Hukum demi Menjaga Marwah Restitutio in Integrum Palu - Tepatnya pada jam 10.30 WIB tanggal 10 Februari...

TERPOPULER >