back to top
Kamis, 2 April 2026
BerandaPALUPuluhan Ribu Abnaul Khairat Hadiri Haul ke-58 Guru Tua...

Puluhan Ribu Abnaul Khairat Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu

PALU, – Puluhan ribu jemaah menghadiri peringatan Haul ke-58 pendiri Perguruan Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua, yang dipusatkan di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).

Sejak pagi, warga Alkhairaat (Abnaulkhairaat) dari berbagai daerah memadati area haul. Lapangan utama seluas satu hektare tak mampu menampung seluruh jemaah, sehingga kerumunan meluber hingga Jalan Sis Aljufri, tepat di depan Kantor Pengurus Besar Alkhairaat.

Ketua Panitia yang juga Ketua Umum PB Alkhairaat, Dr. Al-Habib Al-Said Muhammad Idrus, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa haul bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk meneladani perjuangan Guru Tua.

“Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT, kita dipertemukan di hari yang bersejarah ini dalam rangka memperingati haul ke-58 Guru Tua yang kita cintai dan banggakan bersama,” ujarnya dalam sambutan.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk mengenang dan menyelami perjalanan hidup Guru Tua sebagai ulama besar sekaligus pemimpin umat. Menurutnya, warisan terbesar Guru Tua terletak pada pengembangan pendidikan berbasis ilmu dan akhlak.

“Pancaran amal baik beliau telah membawa langkah kita menuju taman pengabdiannya di tengah umat dan bangsa,” katanya.

Dalam sambutannya, ia juga menekankan bahwa Guru Tua memiliki peran besar dalam perubahan sosial di Indonesia melalui pendidikan. Ia menyebut, Alkhairaat telah menjadi pusat pengkaderan generasi bangsa.

“Guru Tua adalah putra bangsa yang telah mewariskan karya monumental berupa sistem pendidikan Alkhairaat sebagai tempat pengkaderan dan pembentukan kepribadian,” ungkapnya.

Menjelang satu abad Alkhairaat pada 2027, organisasi ini terus berkembang pesat. Saat ini, Alkhairaat telah hadir di 28 negara dan 78 wilayah di Indonesia, dengan ribuan satuan pendidikan.

“Perhimpunan Alkhairaat memiliki ribuan satuan pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, yang sebagian besar dibangun secara swadaya oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kurun waktu 39 tahun, Guru Tua berhasil mendirikan ratusan madrasah secara langsung. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti dedikasi luar biasa dalam membangun pendidikan umat.

Lebih lanjut, Al-Tulus menegaskan bahwa ideologi pendidikan Guru Tua berfokus pada pembentukan kepribadian berbasis ilmu dan akhlak. Konsep ini terus menjadi dasar dalam sistem pembelajaran di madrasah dan pesantren Alkhairaat.

“Ideologi pendidikan Guru Tua adalah membentuk kepribadian berlandaskan ilmu dan akhlak. Ini menjadi tonggak utama dalam membangun peradaban bangsa,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, ia berharap peringatan haul dapat memperkuat silaturahmi dan persatuan di tengah masyarakat.

“Semoga pertemuan ini mempererat ukhuwah kita sebagai sesama anak bangsa dan memberikan manfaat bagi peran kita di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama penyelenggaraan acara. “Kami selaku panitia memohon maaf apabila dalam pelayanan terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” katanya.

Haul ke-58 Guru Tua mengusung tema “Meneguhkan Spirit Keteladanan Guru Tua dalam Bingkai Peradaban Ilmu dan Akhlak.” Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 28 hingga 30 Maret 2026 melalui Festival Raudhah SIS Aljufri.

Diketahui, Guru Tua lahir di Taris, Hadramaut, Yaman, pada 15 Maret 1892 dan wafat di Palu pada 22 Desember 1969. Ia mendirikan madrasah pertama di Palu pada 11 Juni 1930 dengan biaya sendiri. Dari satu lembaga sederhana, Alkhairaat kini berkembang menjadi jaringan pendidikan besar dengan jutaan pengikut di seluruh Indonesia.

lanjut, Al-Tulus menegaskan bahwa ideologi pendidikan Guru Tua berfokus pada pembentukan kepribadian berbasis ilmu dan akhlak. Konsep ini terus menjadi dasar dalam sistem pembelajaran di madrasah dan pesantren Alkhairaat. (NAS)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

DPRD Nilai Setiap Seleksi Pejabat Sudah Sesuai Aturan

0
PALU, – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Bartholomeus Tandigala, menilai bahwasanya proses seleksi pejabat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng)...

TERPOPULER >