Tegaskan Tak Ada Kudeta Internal
PALU, – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tengah buka suara terkait gelombang rotasi pimpinan legislatif yang terjadi di tingkat provinsi hingga kabupaten di Sulteng.
Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW NasDem Sulteng Fery Anwar, menjelaskan bahwa perombakan posisi pimpinan di DPRD merupakan hal yang lumrah dalam dinamika internal partai. Menurutnya, keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama antara DPW dan DPP Partai NasDem.
Menurutnya, perombakan wakil pimpinan DPRD sebagai strategi penguatan mesin partai menyongsong agenda politik elektoral mendatang.
“Penyegaran saja agar lebih menguatkan partai. Ini proses biasa di NasDem. Keputusan mutlak tetap di DPP, karena sesuai aturan partai, untuk posisi pimpinan dan ketua fraksi itu diputuskan oleh pusat,” ujar Sekwil NasDem Sulteng saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (26/2).
Ia merincikan, setidaknya ada empat posisi pimpinan DPRD yang terkena rotasi kali ini, yakni DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, DPRD Donggala, DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep), dan DPRD Tojo Una-Una (Touna).
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulteng Aristan digantikan Arnila M Ali, kemudian Ketua DPRD Touna Taufik digantikan Yasin Lataka, Wakil Ketua I DPRD Bangkep Rusdin Sinaling digantikan Sri Yeni dan Wakil Ketua II DPRD Touna Jafar M Amin digantikan Muhammad Alhabsyi.
Menanggapi isu miring yang beredar di publik mengenai adanya “kudeta” internal, pihak DPW dengan tegas membantah spekulasi tersebut. Ia menjamin soliditas kader tetap terjaga karena mekanisme penunjukan pimpinan di NasDem berbeda dengan partai lain.
“Internal partai tidak ada masalah, tidak pernah ada kudeta. Pimpinan partai tingkat wilayah dan daerah itu keputusan (penunjukan) DPP, tidak dipilih lewat Muswil atau Musda seperti partai lainnya. Jadi memang tidak ada gerakan itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, rotasi ini disebut sebagai persiapan dini menyongsong Pileg dan Pilkada 2029 mendatang. NasDem Sulteng menargetkan penguatan formasi sedini mungkin, termasuk dalam penyusunan daftar calon anggota legislatif.
“Tahun 2026 ini kami targetkan sudah mempunyai Daftar Caleg Sementara (DCS) untuk seluruh Dapil di Sulteng. Olehnya, kami mengajak masyarakat yang ingin bergabung di Pileg maupun Pilkada mendatang untuk segera mendaftarkan diri ke Partai NasDem,” tambah Fery
Terkait nasib para kader yang digeser dari kursi pimpinan, pihak partai memastikan mereka akan tetap diberdayakan dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya.
“Prinsipnya semua kader partai berhak ditempatkan di alat kelengkapan dewan,” pungkasnya. (Zar)






