PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan audiensi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah guna menyampaikan sekaligus memaparkan program kerja tahun 2026, Rabu (8/4/2026).
Audiensi yang berlangsung di kantor Dispora Sulteng di kawasan Andi Raga Pettalolo itu, Ketua Umum KONI Sulteng diwakili Sekretaris Umum H. Andi Nur B. Lamakarate, didampingi Kepala Bidang Keuangan Armin Amiruddin serta Kepala Bidang Prestasi Dr. Gunawan. Rombongan diterima langsung Kepala Dispora Sulteng Muchsin Husain Pakaya bersama jajaran pejabat eselon III.
Sekretaris Umum KONI Sulteng, Andi Nur B. Lamakarate yang akrab disapa Anca, mengatakan bahwa audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi antara KONI dan Dispora, khususnya dalam menyelaraskan program pembinaan atlet sejak usia dini hingga tingkat prestasi.
Menurutnya, salah satu poin utama yang dibahas adalah mengkoneksikan sistem pembibitan atlet yang selama ini dilakukan melalui ajang pelajar seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dengan pola pembinaan berjenjang yang dilakukan KONI melalui cabang olahraga.
“Koordinasi ini sangat penting agar pembinaan atlet tidak berjalan sendiri-sendiri. Kita ingin ada kesinambungan antara pembibitan atlet di tingkat pelajar melalui Popda dengan pembinaan lanjutan di KONI. Dengan begitu, atlet-atlet potensial bisa terpantau sejak dini dan langsung masuk dalam sistem pembinaan prestasi,” ujar Andi Nur.
Ia menambahkan, program kerja KONI tahun 2026 difokuskan pada penguatan fondasi prestasi melalui pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta pemusatan latihan yang terukur bagi cabang olahraga unggulan.
Lebih lanjut, Andi Nur menekankan bahwa keberhasilan Sulawesi Tengah pada ajang olahraga nasional, khususnya menuju Pekan Olahraga Nasional XXII 2028 di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan olahraga.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. KONI membutuhkan dukungan penuh Dispora, terutama dalam hal sinkronisasi program pembinaan, dukungan anggaran, serta penguatan kompetisi berjenjang. Jika semua berjalan selaras, target prestasi pada PON 2028 bukan hal yang mustahil,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, fokus pembahasan juga diarahkan pada cabang olahraga unggulan Sulawesi Tengah yang diproyeksikan menjadi penyumbang medali pada PON 2028. KONI Sulteng memaparkan rencana pembinaan khusus bagi cabor-cabor unggulan, termasuk peningkatan intensitas latihan dan evaluasi performa atlet secara berkala.
Sementara itu, Kepala Dispora Sulteng, Muchsin Husain Pakaya, menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah yang dilakukan KONI dalam memajukan prestasi olahraga daerah.
Ia menegaskan bahwa persiapan menuju PON 2028 harus dilakukan sejak sekarang dengan perencanaan yang matang dan terukur.
“Atlet kita harus benar-benar disiapkan sejak sekarang agar mampu meraih prestasi, terutama target emas pada PON 2028. Dispora siap mendukung langkah KONI demi memajukan olahraga di Sulawesi Tengah,” tegas Muchsin.
Sementara Sekdispora Dirwan berharap melalui sinergi yang semakin kuat antara KONI dan Dispora, diharapkan sistem pembinaan olahraga di Sulawesi Tengah dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional menuju PON 2028. (bar)






