back to top
Sabtu, 7 Maret 2026
BerandaPALUAnwar Hafid Kampanyekan “Bersinar” ke Pelajar, Ajak Perangi Narkoba

Anwar Hafid Kampanyekan “Bersinar” ke Pelajar, Ajak Perangi Narkoba

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menggelar buka puasa bersama bertajuk “Sulteng Nambaso Bersama Masyarakat” yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkoba di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat serta para siswa SMA dan SMK se-Kota Palu.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengajak para pelajar untuk menyatakan perang terhadap narkoba melalui kampanye “Bersinar” atau Bersih dari Narkoba. Menurutnya, generasi muda sering menjadi sasaran empuk peredaran narkotika sehingga diperlukan kesadaran dan komitmen bersama untuk melawannya.

Ia menjelaskan, ide pelaksanaan buka puasa bersama di kawasan Jalan Sam Ratulangi itu lahir dari diskusi bersama jajaran aparat keamanan. Anwar Hafid mengaku bersyukur kegiatan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Sepanjang jalan hingga ke lokasi acara dipadati masyarakat. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan kita terhadap Sulawesi Tengah. Mudah-mudahan silaturahmi ini semakin memperkuat persatuan kita semua,” ujarnya.

Secara khusus, gubernur juga menyampaikan pesan kepada para siswa SMA dan SMK yang hadir. Ia menegaskan generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan menentukan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 dan Sulawesi Tengah Emas 2045.

Menurutnya, ada tiga karakter utama yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di masa depan, yakni karakter moral, karakter intelektual, dan karakter kinerja.

“Pertama adalah karakter moral. Moral yang baik terbentuk melalui kedekatan dengan nilai-nilai agama, seperti menjaga salat dan membaca Al-Qur’an bagi umat Islam. Kedua, karakter intelektual dengan terus menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Ketiga, karakter kinerja, yaitu kemampuan untuk bekerja keras dan berkarya,” jelasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran hati dalam membentuk perilaku manusia. Ia mengingatkan bahwa hati yang baik akan melahirkan tindakan yang baik pula, sehingga pembinaan moral dan spiritual menjadi fondasi penting bagi generasi muda.

Pada kesempatan itu, Anwar Hafid turut mengajak para siswa mendukung program Gerakan Siswa Cinta Masjid yang sebelumnya telah dicanangkan di Kabupaten Donggala. Ia berharap para pelajar membiasakan diri mencintai rumah ibadah sebagai bagian dari pembentukan karakter.

“Sulawesi Tengah pernah dicap sebagai daerah dengan peredaran narkoba terbesar ketiga di Indonesia. Ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Karena itu saya mengajak anak-anakku semua menjadi pionir untuk melawan narkoba dan menjadikan Sulawesi Tengah bersih dari narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah Ferdinand Maksi Pasule menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak masa depan serta kualitas sumber daya manusia.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan lingkungan pendidikan, untuk menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Peredaran narkoba tidak akan berhenti jika masih ada yang mengonsumsi. Karena itu peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Kapolda Sulawesi Tengah Endi Sutendi pada kesempatan yang sama juga menyampaikan keprihatinannya atas posisi Sulawesi Tengah yang tercatat berada pada peringkat ketiga secara nasional dalam peredaran narkoba. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Ia menegaskan kepolisian akan terus meningkatkan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba, namun keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada dukungan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, mantan Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Rusdi Mastura, Ketua Umum PB Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf bin Muhammad Aljufri, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan siswa SMA dan SMK se-Kota Palu.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap tercipta sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berilmu, serta bebas dari narkoba demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju dan sejahtera. (BAR)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Muswil PPP Sulteng Gagal Digelar

0
DPC Kompak Tolak Intervensi DPP PALU, – Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tengah yang rencananya digelar di Palu Golden Hotel, Jumat...

TERPOPULER >