Palu, – Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan Haul ke-58 Guru Tua, Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri, yang digelar di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).
Dalam momentum religius yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah tersebut, jajaran Sekretariat KONI Sulteng menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan makanan dan minuman secara gratis kepada para pengunjung yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.
Pantauan di lapangan, masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian haul dengan penuh khidmat. Di tengah padatnya arus jemaah, kehadiran stan KONI Sulteng menjadi salah satu titik yang membantu kebutuhan konsumsi para peserta, terutama bagi mereka yang datang dari luar Kota Palu.
Ketua Harian KONI Sulteng, M. Ifan Taufan, mengatakan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam kegiatan haul Guru Tua merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh ulama besar sekaligus wujud nyata kepedulian sosial organisasi olahraga kepada masyarakat.
“Guru Tua adalah sosok yang sangat berjasa, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga dalam membangun karakter masyarakat Sulawesi Tengah. Nilai-nilai yang beliau ajarkan, seperti kebersamaan, keikhlasan, dan pengabdian, sejalan dengan semangat yang juga dijunjung tinggi dalam dunia olahraga,” ujar Ifan.
Ia menambahkan, keterlibatan KONI Sulteng dalam kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara insan olahraga dengan masyarakat luas.
“Olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang membangun solidaritas dan kepedulian. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, berbagi, sekaligus mengambil berkah dari momentum haul Guru Tua,” jelasnya.
Menurutnya, pembagian makanan dan minuman gratis ini juga diharapkan dapat membantu para jemaah agar tetap nyaman selama mengikuti kegiatan yang berlangsung cukup panjang.
“Kami melihat banyak masyarakat yang datang dari jauh, bahkan sejak subuh sudah berada di lokasi. Dengan adanya sedikit bantuan konsumsi ini, kami berharap bisa meringankan dan memberikan manfaat langsung,” tambah Ifan.
Haul ke-58 Guru Tua sendiri berlangsung dengan penuh kekhusyukan, diisi dengan pembacaan doa, zikir, serta tausiah yang mengingatkan kembali jasa-jasa dan perjuangan Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri dalam menyebarkan ajaran Islam melalui lembaga pendidikan Alkhairaat.
Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang religius, tetapi juga momentum silaturahmi bagi masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dan sekitarnya. (bar)






