back to top
Kamis, 12 Februari 2026
BerandaOLAHRAGAEmpat Atlet Sepak Takraw Sulteng Dipanggil Seleknas Asian Games...

Empat Atlet Sepak Takraw Sulteng Dipanggil Seleknas Asian Games 2026

PALU, – Empat atlet sepak takraw Sulawesi Tengah (Sulteng) dipanggil mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) sebagai bagian dari persiapan Asian Games 2026 di Jepang.

Di antaranya terdapat Pengran Kapito yang sebelumnya mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2025 Thailand baru-baru ini. Ia bersama Syahrir dan Pengran merupakan skuad PON 2024 yang berhasil meraih medali perunggu.

Selain itu, dua atlet sepak takraw Sulteng lainnya yaitu Kezia yang kemarin bergabung dengan tim putri sepak takraw PON 2024 dan berhasil meraih perunggu. Kemudian satu atlet Sulteng pendatang baru, Hamalatul Arsy, turut dipanggil mengikuti seleknas.

Ketua Umum Pengprov PSTI Sulteng, Vera Rompas Mastura mengatakan, seleknas ini digelar untuk tujuan persiapan Asian Games 2026 Jepang. Ia berharap dengan dipanggilnya empat atlet Sulteng tersebut dapat terpilih menjadi skuad pelatnas yang bisa dibanggakan Indonesia.

Menurutnya, pemanggilan atlet Sulteng ini juga membuktikan pembinaan sepak takraw di Sulteng berjalan baik. Ia berharap dukungan pembinaan dari Pemerintah Provinsi dan KONI Sulteng terus diberikan, khususnya dalam pengembangan atlet.

Sekum PSTI Sulteng Ashar Yahya menambahkan empat atlet yang mengikuti seleknas bisa menjaga diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya saat seleknas.

“Tentunya seleknas ini akan diikuti semua atlet terbaik seluruh Indonesia. Dan itu dibuktikan atlet sepak takraw Sulteng selalu dipanggil dan kami PSTI Sulteng berharap anak-anakku nantinya bisa terpilih mewakili Indonesia,” ujar Ashar Yahya, Rabu (11/2/2026)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Prof. Nukrawi, secara resmi membuka Seleksi Nasional (Seleknas) Atlet Sepak Takraw yang diikuti 94 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, Rabu (11/2/2026).

Seleknas ini digelar sebagai bagian dari proses penjaringan atlet terbaik nasional yang akan dipersiapkan memperkuat Tim Nasional Sepak Takraw Indonesia pada ajang Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jepang pada September 2026.

Pembukaan seleknas dilaksanakan di Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jalan Rawa Mangun Muka Raya, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Prof. Nukrawi menegaskan seleknas menjadi tahap penting untuk memastikan atlet yang terpilih benar-benar memiliki kualitas teknik, fisik, mental bertanding, serta disiplin latihan yang sesuai standar tim nasional.

“Bagi atlet yang tidak terpilih nanti silakan berlatih dan bertanding terus karena dalam TC Pelatnas Asian Games 2026, diterapkan peraturan promosi dan degradasi atlet, di mana setiap bulan akan kami evaluasi. Jadi kalau ada atlet yang tidak menunjukkan tren peningkatan kualitas fisik, teknik, taktik game dan mental maka kita akan degradasi dan digantikan atlet yang memiliki ranking selanjutnya,” tambah Prof. Nukrawi.

Sebanyak 94 atlet yang mengikuti seleknas berasal dari berbagai provinsi dan merupakan hasil pemantauan serta rekomendasi dari daerah. Mereka akan menjalani serangkaian tahapan seleksi, mulai dari uji kemampuan teknik dasar, strategi permainan, kondisi fisik, hingga simulasi pertandingan.

Seleknas sepak takraw ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi sepak takraw Indonesia sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional. (bar)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Hibah Rp120 Miliar APBD Palu untuk APH Tuai Sorotan

0
PALU, – Direktur Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP) Sulawesi Tengah, Mohammad Raslin, menyoroti kebijakan pengalokasian APBD Kota Palu yang dinilai tidak berpihak pada penyintas...

TERPOPULER >