back to top
Rabu, 11 Februari 2026
BerandaPALUIDI SULTENG NAMBASO: Pelantikan Ketua dan Pengurus IDI wilayah...

IDI SULTENG NAMBASO: Pelantikan Ketua dan Pengurus IDI wilayah Sulteng

Periode 2025–2028 Dimulai

PALU – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Tengah secara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk periode 2025–2028. Prosesi pelantikan dilaksanakan pada Selasa, 17 Desember 2025 dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI, Dr. dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes.

Dalam pelantikan tersebut, dr. Reny A. Lamatjido, Sp.PK resmi dikukuhkan sebagai Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tengah bersama sejumlah pengurus bidang lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam berlanjutnya kepemimpinan organisasi profesi dokter wilayah Sulawesi Tengah.

Acara pelantikan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Wilayah Sulawesi Tengah dan dilantik langsung oleh Ketua IDI Sul-Teng terpilih sebagai bentuk dukungan organisasi terhadap peran keluarga dokter dalam menunjang profesionalisme dan pengabdian kesehatan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, dr. Reny A. Lamatjido, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan kebersamaan. Ia menegaskan pentingnya solidaritas internal organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dunia kesehatan kedepan. “Ini adalah amanat besar, namun dengan kebersamaan dan dukungan seluruh dokter, saya yakin IDI Sulawesi Tengah bisa kita jalankan” ujarnya.

dr. Reny juga mengajak seluruh anggota IDI Sul-Teng untuk merapatkan barisan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah. Sinergi yang baik antara IDI dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Mari kita rapatkan barisan, kolaborasi yang kuat antara IDI dan pemerintah daerah jalin kekompakan hanya untuk satu IDI,” tegasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua IIDI Wilayah Sulawesi Tengah terpilih, dr. Citra Azma Anggita, M.Kes., Sp.M, juga menyampaikan sambutannya. Ia menekankan bahwa peran istri dokter memiliki tantangan tersendiri dalam mendampingi profesi dokter dengan pengabdian dan tanggung jawab sosial.

“Menjadi istri seorang dokter bukanlah hal yang mudah. Kami memahami bagaimana perjuangan sehari-hari dalam membagi waktu, sekaligus menjadi rumah dan tempat bernaung bagi para dokter,” ungkapnya.

dr. Citra berharap IIDI dapat menjadi wadah yang mampu mempererat kebersamaan dan solidaritas antar anggota. IIDI tidak hanya berperan sebagai organisasi pendamping, tetapi juga sebagai ruang untuk saling menguatkan dan bertumbuh bersama.

“Saya berharap IIDI dapat menjadi rumah bagi seluruh anggotanya, tempat untuk saling menguatkan, saling bersatu, berbagi, menjaga, serta bertumbuh bersama dalam mendukung tugas dan pengabdian para dokter,” pungkasnya.

Dengan semangat IDI SULTENG NAMBASO kepengurusan IDI dan IIDI Sulawesi Tengah periode 2025–2028 diharapkan dapat memperkuat peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Tengah secara berkelanjutan. (kmla*)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

PH. Rachmansyah Ismail Tidak Puas Dengan Jawaban Kejaksaan

0
PALU - Sidang hari kedua Praperadilan Ir. Rachmansyah Ismail  berlangsung di Pengadilan Negeri Palu berlangsung tanggal 11 Februari 2024 di mulai pukul 11.00 berakhir...

TERPOPULER >