back to top
Jumat, 6 November 2026
BerandaDAERAH492 Hektare Sawah Tak Produktif, Anwar Hafid Tagih Tanggung...

492 Hektare Sawah Tak Produktif, Anwar Hafid Tagih Tanggung Jawab PT IMNI

BANGGAI – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., meminta perusahaan pertambangan bertanggung jawab memulihkan lahan persawahan milik warga Desa Trans Mayayap, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, yang terdampak aktivitas tambang. Tercatat lebih dari 492 hektare sawah warga tidak lagi produktif sejak aktivitas pertambangan beroperasi sekitar tujuh tahun lalu.

Penegasan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat meninjau langsung lokasi persawahan terdampak, Rabu (4/11/2026). Dalam peninjauan itu, Gubernur mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil kajian dan dokumen yang telah dikumpulkan, kerusakan lahan telah berdampak luas terhadap produktivitas pertanian masyarakat.

“Rakyat harus hidup, perusahaan juga boleh hidup. Tetapi perusahaan harus bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan,” tegas Anwar.

Ia meminta perusahaan segera melakukan revitalisasi lahan persawahan sekaligus memberikan kompensasi kepada petani yang terdampak. Menurutnya, keberlangsungan investasi tidak boleh mengabaikan hak-hak masyarakat, terutama petani yang kehilangan sumber penghidupan akibat lahan pertanian mereka tidak lagi produktif.

Anwar juga menekankan bahwa kawasan persawahan tersebut merupakan bagian dari Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang wajib dilindungi. Karena itu, pemulihan lahan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut ketahanan pangan daerah dan keberlangsungan hidup masyarakat petani.

Sebagai tindak lanjut, Gubernur meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, dan pihak perusahaan segera duduk bersama untuk menyepakati langkah teknis serta target waktu pemulihan.

Ia juga mengimbau perusahaan agar tidak menunda pekerjaan dan segera menurunkan alat berat untuk memperbaiki lahan persawahan yang terdampak.

“Investasi jangan sampai mengorbankan hak masyarakat. Sawah ini harus dipulihkan agar petani bisa kembali bekerja dan mengolah lahannya,” ujarnya.

Sebagai bentuk keseriusan mengawal pemulihan tersebut, Anwar bahkan berjanji akan kembali mengunjungi Desa Trans Mayayap setelah lahan persawahan berhasil direvitalisasi.

“Kalau sawah ini sudah aktif kembali, saya sendiri yang akan datang menanam pertama,” pungkasnya.

Dalam peninjauan tersebut turut hadir Ketua TP-PKK Sulteng, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, Asisten II Kabupaten Banggai, perwakilan PT Integra Mining Nusantara, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta para pemangku kepentingan lainnya. (bar/*)

BERITA TERKAIT >

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI >

Anwar Hafid : Biar Profesor Kalau Tidak Berakhlak Tidak Ada yang...

0
BANGGAI, Radar Sulteng - Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si mengingatkan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk bahwa tingginya gelar akademik...

TERPOPULER >