Palu, – Kejuaraan Taekwondo “Sulteng Open Series VII” resmi dibuka oleh Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah Moh Ifan Taufan, Jumat (19/6/2026). Ajang ini menjadi salah satu event bergengsi cabang olahraga taekwondo di Sulawesi Tengah dengan melibatkan ratusan atlet dari kawasan timur Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 780 atlet yang berasal dari tiga provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus penguatan prestasi atlet taekwondo di tingkat regional.
Dalam sambutannya, Ketua Harian KONI Sulawesi Tengah, Moh Ifan Taufan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan Pengprov Taekwondo Indonesia Sulawesi Tengah yang telah konsisten menghadirkan event tersebut sebagai bagian dari pembinaan olahraga prestasi di daerah.
Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, pembinaan, serta penguatan prestasi atlet taekwondo di kawasan timur Indonesia.
“Atas nama KONI Sulawesi Tengah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan Pengprov Taekwondo Indonesia Sulawesi Tengah yang telah konsisten menghadirkan event ini sebagai bagian dari pembinaan olahraga prestasi di daerah,” ujar Moh Ifan Taufan.
Ia menambahkan, kehadiran 780 atlet dari tiga provinsi menunjukkan bahwa Sulteng Open Series VII telah menjadi ajang penting dalam kalender pembinaan olahraga taekwondo regional.
Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Sulawesi Tengah Budi Yuwono, ST dalam sambutannya menegaskan bahwa taekwondo bukan hanya olahraga, tetapi juga sebuah filosofi hidup yang membentuk karakter.
Ia menjelaskan terdapat lima nilai utama dalam taekwondo, yakni kesopanan, integritas, ketekunan, pengendalian diri, dan semangat tak kenal takut.
“Kesopanan atau courtesy berarti saling menghormati antara atlet, pelatih, lawan, dan diri sendiri. Integritas adalah kejujuran dalam bertanding tanpa kecurangan,” ujarnya.
“Ketiga adalah ketekunan atau perseverance, yaitu semangat untuk terus berlatih dan tidak mudah menyerah. Keempat adalah self-control atau pengendalian diri, dan kelima adalah indomitable spirit atau semangat pantang menyerah,” tambahnya.
Menurutnya, kelima nilai tersebut bukan hanya penting dalam arena pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari para atlet. (bar)






