Palu, – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu 27 Mei 2026, aktivitas perdagangan di Pasar Inpres Manonda Palu ramai dengan pedagang yang menjual ketupat.
Para pedagang musiman maupun pedagang tetap memanfaatkan momentum lebaran kurban dengan menjual berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bumbu dapur, daging, hingga daun ketupat.
Di salah satu sudut pasar, para pedagang perempuan yang akrab disebut “Ina-ina” terlihat sibuk merangkai daun ketupat untuk dijual kepada pembeli. Daun ketupat dijual dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp5 ribu per ikat berisi 10 buah anyaman ketupat.
Salah seorang pedagang mengaku penjualan daun ketupat mulai meningkat sejak beberapa hari terakhir karena masyarakat sudah bersiap menyambut Idul Adha.
“Kalau mendekati lebaran begini biasanya banyak yang cari ketupat. Harga masih tetap Rp5 ribu satu ikat isi 10,” ujarnya sambil merangkai daun kelapa muda.
Suasana di Pasar Inpres Manonda terlihat lebih hidup. Warga tampak memadati lapak penjual rempah-rempah, cabai, bawang, santan, hingga daging untuk kebutuhan hari raya kurban.
Pasar Inpres Manonda sendiri dikenal sebagai pasar tradisional terbesar di Kota Palu dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat setiap menjelang hari besar keagamaan dan hari-hari biasa. Berbagai kebutuhan pokok dan sembako tersedia dengan harga yang masih relatif terjangkau bagi masyarakat. (bar)






